BPBD Balangan Pasang Spanduk Waspada Karhutla di 5 Kecamatan, Warga Diminta Tak Bakar Lahan

HIMBAUAN: BPBD Balangan memasang spanduk pencegahan karhutla - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memasang spanduk himbauan di lima kecamatan selama musim kemarau 2026.

Pemasangan spanduk dilakukan di kawasan sekitar kantor kecamatan sebagai lokasi yang mudah diakses masyarakat agar pesan kewaspadaan terhadap bahaya karhutla dapat tersampaikan secara luas.

Hingga Selasa (28/7/2026), spanduk telah dipasang di Kecamatan Paringin, Lampihong, Halong, Juai, dan Batumandi.

Dalam himbauan tersebut, BPBD mengingatkan masyarakat untuk mematuhi lima langkah pencegahan karhutla, yakni tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, menghindari pembakaran hutan dan lahan, tidak meninggalkan api di kawasan hutan, serta segera melaporkan potensi kebakaran melalui layanan darurat 112.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Balangan, Jumaidil Hairi, mengatakan pemasangan spanduk merupakan bagian dari mitigasi nonstruktural guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman karhutla.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Balangan untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Musim kemarau sangat rawan terjadi karhutla, terutama akibat aktivitas manusia. Melalui spanduk ini kami ingin mengingatkan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan segera melapor jika melihat potensi kebakaran," ujarnya.

Selain memasang spanduk, BPBD Balangan juga akan terus melaksanakan patroli, sosialisasi, serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, dan para relawan guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla.

"Dengan langkah preventif ini, diharapkan masyarakat semakin sadar dan aktif berperan dalam menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan," pungkas Jumaidil.

Penulis: Sri Mulyani 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال