Bappedalitbang Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial untuk Dukung Pembangunan Berkelanjutan

RAMAI: Foto bersama peserta Ekspose Tengah Penyusunan Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Tanah Bumbu mematangkan penyusunan Indeks Kesalehan Sosial Tahun 2026 sebagai instrumen untuk mengukur kualitas kehidupan sosial masyarakat sekaligus mendukung arah pembangunan daerah yang lebih maju, makmur, dan beradab.

Pembahasan tersebut dilakukan melalui Ekspose Tengah Penyusunan Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Sinergi Bappedalitbang, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kepala Bappedalitbang Kabupaten Tanah Bumbu, M. Untung, itu melibatkan perangkat daerah, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan. Forum membahas rancangan indikator, metodologi, sumber data, hingga mekanisme pengukuran indeks agar menghasilkan instrumen yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

M. Untung mengatakan penyusunan Indeks Kesalehan Sosial merupakan bagian dari upaya mendukung pencapaian indikator tujuan Misi ke-6 RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025–2029.

"Indeks ini disusun sebagai instrumen untuk memotret kondisi dan kualitas kehidupan sosial masyarakat secara objektif, terukur, dan sesuai dengan karakteristik daerah," ujarnya.

Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan dalam forum menjadi bagian penting dalam penyempurnaan instrumen pengukuran agar mampu menggambarkan kondisi sosial masyarakat Tanah Bumbu secara lebih utuh.

Ia menegaskan, indeks tersebut tidak hanya bertujuan menghasilkan data statistik, tetapi juga menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan sosial yang lebih tepat sasaran.

"Penyusunan indeks ini bukan sekadar menghasilkan angka statistik. Lebih dari itu, Indeks Kesalehan Sosial diharapkan menjadi alat evaluasi dan dasar perumusan kebijakan untuk mengetahui sejauh mana pembangunan daerah mampu menghadirkan kehidupan masyarakat yang harmonis, peduli, toleran, taat terhadap nilai-nilai sosial, serta memiliki semangat kebersamaan dan gotong royong," kata M. Untung.

Melalui hasil pengukuran tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai kekuatan, tantangan, dan kebutuhan masyarakat sebagai dasar penyusunan program yang mampu memperkuat ketahanan sosial, kerukunan, solidaritas, serta kepedulian antarsesama.

Selain itu, forum ekspose juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan para pemangku kepentingan guna memastikan indikator, data, dan metode pengukuran yang digunakan memiliki validitas serta tingkat keterwakilan yang baik.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memandang keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, maupun peningkatan pendapatan masyarakat. Pembangunan juga harus tercermin dari terbentuknya masyarakat yang hidup rukun, saling menghormati, peduli terhadap sesama, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sosial.

Karena itu, penyusunan Indeks Kesalehan Sosial diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam mengevaluasi pembangunan sosial sekaligus menjadi referensi dalam merumuskan kebijakan yang selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025–2029.

Penulis: Jack

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال