BORNEOTREND.COM, KALSEL - Kabupaten Barito Kuala (Batola) selaku tuan rumah secara resmi menyambut kedatangan para kafilah yang akan bertanding dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jembatan Rumpiyang pada Kamis (18/6/2026).
Pada hari pertama ini, terjadwal tujuh kafilah dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan tiba secara bergantian di Bumi Ije Jela, disusul oleh kesiapan tim tuan rumah sendiri.
Penyambutan berlangsung tertib dan meriah, ditandai dengan prosesi pengalungan syal khas oleh jajaran panitia kepada setiap kepala rombongan kafilah sebagai simbol penghormatan dan ucapan selamat datang.
Berikut adalah rincian urutan kedatangan dan jumlah personel dari masing-masing kafilah:
- Kabupaten Barito Kuala (Tuan Rumah): 122 orang
- Kota Banjarmasin: 130 orang
- Kabupaten Kotabaru: 120 orang
- Kabupaten Banjar: 106 orang
- Kabupaten Hulu Sungai Utara: 116 orang
- Kabupaten Balangan: 130 orang
- Kabupaten Tanah Laut: 125 orang
- Kota Banjarbaru: 115 orang
Dalam prosesi tersebut, sambutan tertulis Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi dibacakan oleh pejabat daerah yang berhadir. Melalui sambutannya, Bupati menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas terpilihnya Kabupaten Barito Kuala sebagai pusat syiar Islam di Kalimantan Selatan tahun ini.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, kami mengucapkan selamat datang di Bumi Ije Jela. Merupakan suatu kebanggaan bagi kami menjadi tuan rumah MTQN XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. MTQ ini bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat persaudaraan, serta mempertebal kecintaan kita terhadap Al-Qur’an,” ungkap Bupati dalam sambutan tertulisnya.
Bupati juga menekankan bahwa esensi kegiatan ini sangat selaras dengan tema besar yang diusung, yaitu “Membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat untuk mewujudkan Batola SATU (Sejahtera, Agamis, Terpadu, dan Unggul) serta semangat BEKERJA (Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera).”
Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap seluruh kafilah dapat merasa nyaman dan aman selama menetap di Batola. Momentum MTQ ini diharapkan menjadi wadah bagi seluruh peserta lintas daerah untuk saling mengenal, berbagi pengalaman positif, dan bersama-sama menggemakan nilai luhur Al-Qur’an.
Usai menerima sambutan hangat di RTH Jembatan Rumpiyang, seluruh rombongan kafilah langsung diarahkan dan diantar menuju Aula Selidah. Di lokasi tersebut, para peserta melakukan tahapan administrasi krusial berupa registrasi ulang dan verifikasi sidik jari (fingerprint) guna memastikan validitas data sebelum resmi berlaga di mimbar MTQN XXXVII Kalimantan Selatan.
Sumber: baritokualakab.go.id

