![]() |
RESES: Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H. Muh. Alpiya Rakhman melakukan kegiatan reses di Kabupaten Tanah Bumbu – Foto DPRD Kalsel |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H. Muh. Alpiya Rakhman, menemukan sejumlah persoalan yang dikeluhkan masyarakat selama pelaksanaan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Kabupaten Tanah Bumbu. Padamnya Penerangan Jalan Umum (PJU), kelangkaan LPG, persoalan sampah, hingga abrasi pantai menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga dalam 16 titik pertemuan yang digelar di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel VI.
Menurut Alpiya Rakhman, padamnya PJU menjadi keluhan dominan yang hampir selalu muncul di setiap lokasi reses. Kondisi tersebut membuat sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan di beberapa kecamatan menjadi gelap pada malam hari sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
“Keluhan masyarakat cukup banyak, di antaranya PJU yang mati sehingga beberapa kawasan menjadi gelap. Kemudian persoalan kelangkaan LPG yang pembagiannya dinilai belum merata sehingga masih banyak warga yang belum mendapatkan LPG, termasuk persoalan sampah dan lainnya,” katanya.
Selain itu, politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini juga menyoroti persoalan abrasi pantai yang terjadi di sejumlah wilayah dan dinilai perlu mendapatkan penanganan segera dari pemerintah terkait.
“Di beberapa tempat lainnya juga banyak persoalan abrasi pantai yang harus segera ditangani,” tambahnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, dirinya menegaskan akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait baik di tingkat provinsi maupun kabupaten agar permasalahan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
“Kita akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait, baik lintas provinsi maupun kabupaten, agar berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat dapat segera mendapat perhatian,” tegasnya.
Ia menambahkan, persoalan padamnya PJU hampir menjadi keluhan utama masyarakat di setiap titik reses yang dikunjunginya di wilayah Tanah Bumbu.
“Hampir rata-rata di setiap titik, persoalannya adalah padamnya PJU yang sampai hari ini masih membuat beberapa kecamatan di Tanah Bumbu gelap,” pungkasnya.
Sumber: DPRD Kalsel

