![]() |
| INTERAKSI: Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menyapa salah satu anak penerima manfaat - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kota Banjarbaru menyalurkan santunan dan bantuan kepada 435 anak yatim piatu dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan berlangsung di Masjid Uriansyah, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kamis (25/6/2026).
Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai keagamaan pada momentum Hari Asyura.
Dalam sambutannya, Lisa menegaskan bahwa kegiatan menyantuni anak yatim bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi merupakan wujud nyata ajaran agama tentang kasih sayang dan tanggung jawab sosial.
“Menyantuni anak yatim pada 10 Muharram ini adalah tradisi dan wujud nyata dari nilai-nilai kasih sayang, serta tanggung jawab sosial yang diajarkan agama,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Banjarbaru dan saya pribadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan bergotong royong atas terselenggaranya kegiatan pada hari ini. Mudah-mudahan ini menjadi amal jariah dan mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” tuturnya.
Lisa berharap momentum 10 Muharram dapat memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, tidak hanya kepada anak yatim, tetapi juga kepada tetangga dan kerabat yang membutuhkan bantuan.
Pada kesempatan itu, ia juga meminta camat dan lurah untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya minta sekali lagi kepada Camat dan Lurah yang hadir pada hari ini, teruslah berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan kinerja yang terbaik untuk masyarakat Kota Banjarbaru,” katanya.
Tahun ini, sebanyak 435 anak yatim dari lima kecamatan dan 20 kelurahan di Kota Banjarbaru menerima manfaat dari program tersebut.
Bantuan yang diberikan berupa perlengkapan sekolah dan perlengkapan salat yang bersumber dari APBD Kota Banjarbaru Tahun Anggaran 2026. Selain itu, setiap anak juga menerima santunan tunai sebesar Rp320 ribu.
Dana santunan tersebut berasal dari gotong royong berbagai pihak, di antaranya sumbangan ASN dan non-ASN se-Kota Banjarbaru, Yayasan Abdul Aziz Halaby, Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, PLN Banjarbaru, serta PTAM Intan Banjar.
Penulis: P. Silitonga

