Kasus Flu Singapura di Pulang Pisau Capai 7 Orang

 

WAWANCARA: Kepala Dinas Kesehatan Pulang Pisau dr Ellyana - Foto Dok Nett


BORNEOTREND.COM, KALTENG- Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit Hand, Foot and Mouth Disease (HFMD) atau yang lebih dikenal sebagai Flu Singapura. Hingga akhir Juni 2026, tercatat sebanyak tujuh kasus ditemukan di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, dr. Ellyana, mengatakan berdasarkan data surveilans Dinas Kesehatan, terdapat lima kasus HFMD yang ditangani fasilitas pelayanan kesehatan di bawah Dinkes, sementara dua kasus lainnya berasal dari RSUD Pulang Pisau.

"Data tersebut merupakan akumulasi kasus yang ditemukan sejak Mei hingga Juni 2026. Total ada tujuh kasus," kata Ellyana, senin (29/6/2026).


Ia menjelaskan, HFMD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan umumnya menyerang bayi serta anak-anak. Penularannya dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan dari hidung, mulut, air liur, lepuhan pada kulit, maupun tinja penderita. Virus juga dapat menyebar melalui benda-benda yang telah terkontaminasi.

Meski demikian, dirinya menegaskan penyakit tersebut dapat dicegah dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Masyarakat diimbau rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan lingkungan serta peralatan makan dan mainan anak, serta menghindari kontak erat dengan penderita.

Ia juga mengimbau orang tua untuk segera membawa anak ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, sariawan, muncul ruam atau lepuhan di telapak tangan, telapak kaki, maupun mulut agar segera mendapatkan penanganan.

"Dengan menerapkan pola hidup bersih dan segera memeriksakan anak jika muncul gejala, diharapkan penyebaran Flu Singapura dapat dicegah sehingga tidak berkembang menjadi klaster di masyarakat," pungkasnya.

Sumber: Nett

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال