![]() |
| KOMPAK: Ketua TP PKK Kotabaru Suci Anisa Rusli membuka Festival Gerakan Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA di Gedung Paris Barantai - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kotabaru menggelar Festival Gerakan Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) berbasis sumber daya lokal di Gedung Paris Barantai, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan lomba antar TP PKK kecamatan se-Kabupaten Kotabaru itu bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat, bergizi, dan memanfaatkan potensi sayur serta buah lokal.
Festival secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kotabaru, Suci Anisa Rusli. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat serta antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada semua pihak atas terselenggaranya, lomba Gerakan Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA suka sayur dan buah berbasis daya lokal, yang diikuti seluruh TP. PKK Kecamatan, Kabupaten Kotabaru,” ujarnya.
Menurut Suci, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk memahami pentingnya pangan dan gizi dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa kecukupan gizi tidak selalu ditentukan oleh mahalnya bahan makanan yang dikonsumsi.
“Karena pola pangan sehari-harilah yang akan memberikan kecukupan asupan gizi tubuh seseorang, bukan ukuran mahal atau status gengsinya bahan makanan tertentu, banyak bahan jenis makanan disekitar kita yang murah, alami, aman dan kandungan gizinya bagus,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan TP PKK kecamatan, untuk lebih memperhatikan persoalan pangan guna mendukung terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kotabaru, Sarawani, menjelaskan festival tersebut menjadi bagian dari upaya menggali sumber pangan alternatif nonberas berbasis potensi lokal sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan B2SA.
“Festival ini untuk mengangkat citra makanan khas daerah agar dapat digemari dan mampu bersaing dengan makanan modern serta mengolah dan menyediakan makanan B2SA untuk anak balita dan ibu hamil,” jelasnya.
Menurutnya, pemanfaatan bahan pangan berbasis budaya lokal diharapkan mampu melahirkan identitas kuliner khas Kabupaten Kotabaru yang dapat terus dikembangkan.
Dalam pelaksanaannya, lomba dinilai oleh tim juri dari berbagai bidang, terdiri atas perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Kesehatan, TP PKK Kotabaru, chef pengamat kuliner, serta chef dari Hotel Grand Surya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kotabaru Siti Hadijah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Sarawani, para camat, Ketua TP PKK kecamatan se-Kabupaten Kotabaru, serta peserta lomba dari berbagai wilayah.
Penulis: Nazat Fitriah
