BORNEOTREND.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa perlindungan pekerja melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekonomi yang berkelanjutan dan menjaga keberlangsungan dunia usaha di masa depan.
Hal tersebut disampaikan Muhaimin dalam acara Penganugerahan Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award Tahun 2025, jumat (8/5/2026) di Jakarta. Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan kini bukan hanya sekadar perlindungan dasar bagi pekerja, tetapi juga telah menjadi bagian dari strategi investasi jangka menengah dan panjang.
“Jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi instrumen investasi jangka menengah dan panjang, serta menjadi bagian penting ekosistem pemberdayaan. Melindungi pekerja kita hari ini artinya melindungi keberlanjutan usaha di masa depan,” ujar Muhaimin.
Ia menambahkan, perlindungan pekerja kini menjadi perhatian penting dalam dunia investasi global. Banyak investor mulai mempertimbangkan aspek ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam menentukan keputusan investasi terhadap suatu perusahaan.
“Jaminan sosial tenaga kerja menjadi salah satu ciri perusahaan yang kredibel dan berkelanjutan karena memiliki nilai ESG yang tinggi. Semakin baik perusahaan melindungi pekerjanya, semakin baik citra perusahaan di mata investor,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan Paritrana Award sekaligus menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Saiful.
Menurutnya, perlindungan bagi pekerja rentan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan gerakan kolaboratif yang berkelanjutan agar semakin banyak pekerja Indonesia mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Dirinya berharap Paritrana Award tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga menjadi katalisator dalam mendorong kompetisi positif antardaerah maupun pelaku usaha untuk menghadirkan inovasi perlindungan pekerja.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan, M. Hasbi Asshiddiqqi, turut menyambut positif pernyataan Menko PM terkait pentingnya perlindungan pekerja sebagai fondasi ekonomi berkelanjutan.
Menurut dia jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya memberikan rasa aman bagi pekerja, tetapi juga menjadi investasi penting bagi keberlangsungan perusahaan dan peningkatan produktivitas tenaga kerja.
“Perlindungan pekerja merupakan bentuk kepedulian nyata yang memberikan dampak positif bagi produktivitas dan keberlanjutan perusahaan. Ketika pekerja merasa aman dan terlindungi, maka semangat kerja dan loyalitas juga akan meningkat, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Hasbi.
Ia juga menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong kolaborasi bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan semakin luas, khususnya bagi pekerja rentan dan sektor informal.
Sumber: Rilis BPJS Ketenagakerjaan

