BORNEOTREND.COM, KALIMANTAN SELATAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. Salah satunya melalui Pelatihan Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas) Tahun 2026 yang diikuti tenaga kesehatan dari seluruh puskesmas di daerah tersebut.
Pelatihan dilaksanakan dengan metode blended learning atau perpaduan pembelajaran daring dan tatap muka. Kegiatan secara daring berlangsung pada 5–9 Mei 2026.
Selanjutnya, peserta mengikuti sesi tatap muka pada 11–12 Mei 2026 di Aula Bhakti Husada Barabai serta praktik lapangan di puskesmas pada 12 Mei 2026.
Sebanyak 60 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka merupakan perwakilan dari 19 puskesmas serta Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Dalam pelaksanaannya, Dinkes HST menggandeng Pro Emergency sebagai lembaga pelatihan yang telah terakreditasi A oleh Kementerian Kesehatan. Materi disampaikan oleh Dr. Sari Gunawan, SKM., M.Si dan Ns. Rozi Buana, M.Kep.
Berbagai materi diberikan kepada peserta, mulai dari komunikasi efektif dalam pelayanan kesehatan, komunikasi asertif, teknik komunikasi dalam tim Integrasi Layanan Primer (ILP), public speaking dasar, hingga konsep dan pengelolaan pelayanan Perkesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dr. Desfi Delfiana Fahmi, M.M., mengatakan pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan agar mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam tugas sehari-hari, sehingga kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas tingkat pertama semakin baik.
"Perkesmas diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Integrasi Layanan Primer sebagai tindak lanjut pelayanan pada setiap klaster yang dijalankan sesuai tahapan manajemen puskesmas," ujarnya.
Melalui pelatihan ini, Dinas Kesehatan HST berharap tenaga kesehatan semakin siap menghadapi tantangan pelayanan di lapangan sekaligus memperkuat implementasi ILP di seluruh wilayah kerja puskesmas.
Penulis : Muhammad

