Peringati Harkitnas ke-118, Pemkot Palangka Raya Soroti Kedaulatan Digital dan Perlindungan Tunas Bangsa

 

RAMAI: Pemko Palangka Raya menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Harkitnas ke-118, sabtu (23/5/2026) di halaman kantor Wali Kota Palangka Raya - Foto Dok mediacenter.palangkaraya.go.id


BORNEOTREND.COM, KALTENG- Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118, sabtu (23/5/2026) di halaman kantor Wali Kota Palangka Raya. 

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.

Peringatan Harkitnas tahun 2026 ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga generasi muda atau tunas bangsa guna mewujudkan kemandirian dan kedaulatan negara.

Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Wali Kota Achmad Zaini, Menkomdigi menyampaikan bahwa makna Kebangkitan Nasional yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 kini harus disesuaikan dengan tantangan zaman. Jika dahulu perjuangan berfokus pada perlawanan fisik, saat ini tantangan bangsa telah bergeser ke ranah digital.

“Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujar Zaini.


Salah satu poin krusial yang disoroti dalam sambutan tersebut adalah ikhtiar besar pemerintah dalam melindungi generasi muda di ruang siber. Langkah nyata ini diwujudkan melalui pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) sejak awal tahun 2026.

“Sebagai implementasi dari aturan tersebut, per 28 Maret 2026, pemerintah secara resmi telah menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial serta platform digital berisiko tinggi lainnya,” jelas Zaini.

Dikatakan dia, langkah tegas ini diambil untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh di lingkungan digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia perkembangannya.

Selain kedaulatan digital, Menkomdigi juga memaparkan berbagai program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mencakup pemenuhan kebutuhan dasar rakyat.

Beberapa program yang disoroti antara lain Program Makan Bergizi Gratis yang berjalan masif di sekolah-sekolah untuk memperkuat fondasi fisik generasi masa depan. Kemudian Pemerataan Pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, peningkatan mutu guru, serta penyediaan beasiswa.

“Program strategis berikutnya adalah Layanan Cek Kesehatan Gratis untuk menjamin perlindungan medis yang adil dan merata. Dan yang terakhir adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai kekuatan ekonomi baru agar masyarakat desa lebih mandiri dalam mengakses pupuk, modal, sembako, hingga obat-obatan,” sambungnya.

Di akhir sambutan, dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda di Kota Cantik Palangka Raya untuk menjadikan momentum Harkitnas ini sebagai pelecut solidaritas sosial dan peningkatan literasi digital.

Sumber: mediacenter.palangkaraya.go.id

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال