BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Barito Kuala) menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pelepasan kontingen Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Senin (11/5/2026) pagi.
Upacara dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kepala SKPD, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Barito Kuala.
Sekda Zulkipli saat membacakan pidato tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti menekankan bahwa pendidikan adalah proses tulus untuk memanusiakan manusia dan membangun watak bangsa sesuai amanat UUD 1945.
Beberapa poin strategis yang disampaikan dalam pidato Menteri tersebut meliputi:
• Pendekatan Deep Learning: Fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran di kelas sebagai kunci kemajuan bangsa.
• Revitalisasi & Digitalisasi: Pembangunan 16.167 satuan pendidikan dan distribusi Papan Interaktif Digital (PID) di 288.000 sekolah.
• Kesejahteraan Guru: Pemberian beasiswa bagi guru yang belum S1 serta kenaikan tunjangan sertifikasi yang kini ditransfer langsung setiap bulan.
• Penguatan Karakter: Penerapan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” (7KAIH) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menciptakan lingkungan sekolah yang asri dan inklusif.
“Peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M: Mindset yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus,” ujar Zulkipli mengutip pidato Menteri.
Usai upacara, Sekda secara resmi melepas kontingen POPDA Barito Kuala yang akan bertanding di Banjarmasin. Pelepasan ditandai dengan pemasangan topi dan jaket kontingen secara simbolis kepada perwakilan atlet.
“Semoga kontingen kita senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan untuk meraih hasil gemilang, serta mengharumkan nama Kabupaten Barito Kuala di tingkat provinsi,” harap Sekda saat memberikan restu keberangkatan.
Momentum Hardiknas 2026 ini juga diwarnai dengan penyerahan piagam penghargaan kepada empat praktisi pendidikan atas dedikasi mereka dalam memajukan pendidikan inklusi di Barito Kuala, yaitu:
1. Lulut Widiyanto Putro, S.Pd., M.M.
2. Zainudin Sidik AK, S.Pd., M.Pd.
3. Syari Runah, S.Pd., M.A.
4. Erlina Ellyati, S.Pd., M.Pd.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menyerahkan satu unit mobil pelayanan pajak keliling kepada Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Sumber: baritokualakab.go.id

