![]() |
| FOTO BERSAMA: Bupati Tala Rahmat Trianto saat berada di SMK-PP Pelaihari - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Bupati Tanah Laut, Rahmat Trianto, menghadiri Pengukuhan dan Pelepasan Murid SMK Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Pelaihari Tahun Ajaran 2025/2026 di aula sekolah, Rabu (13/5/2026).
Dalam sambutannya, Rahmat mendorong para lulusan agar bangga menekuni sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan yang dinilai memiliki prospek besar bagi masa depan daerah.
Menurutnya, sektor pertanian memegang peranan penting dalam pembangunan Kabupaten Tanah Laut karena sekitar 72 persen wilayah daerah tersebut merupakan kawasan pertanian yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.
“Kalau potensi besar ini tidak kita kelola dengan baik, maka kita akan kehilangan peluang besar untuk masa depan daerah kita,” ujarnya.
Rahmat mengatakan lulusan SMK-PP memiliki peluang luas untuk berkembang, baik melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja, seiring komitmen pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian dan mewujudkan swasembada pangan nasional.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar terus meningkatkan kemampuan diri dan siap menghadapi perkembangan teknologi di sektor pertanian modern.
“Pertanian sekarang sudah menggunakan teknologi modern, mulai dari drone hingga alat pertanian canggih. Karena itu kalian harus terus belajar dan berkembang,” katanya.
Selain itu, Rahmat turut mengapresiasi dedikasi para guru dan tenaga pendidik yang telah membimbing siswa selama proses pendidikan berlangsung.
Pemerintah daerah, lanjut dia, akan terus mendukung pengembangan pendidikan pertanian guna mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala SMK Pertanian Pembangunan Pelaihari, Hariyatun, menyampaikan bahwa sebanyak 92 murid dinyatakan lulus pada Tahun Ajaran 2025/2026.
Para lulusan berasal dari sejumlah program keahlian, di antaranya Agribisnis Ternak Ruminansia, Agribisnis Ternak Unggas, Agribisnis Kesehatan Hewan, dan Agriteknologi Pengolahan Hasil Pertanian.
Dari total lulusan tersebut, sebanyak 12 orang telah diterima bekerja dan 12 lainnya lolos masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri orang tua siswa, dewan guru, alumni, serta tamu undangan lainnya.
Penulis: Shinta

