![]() |
| RAMAI: Suasana khataman Al-Qur’an siswa SD dan SMP se-Kota Banjarmasin - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai keagamaan melalui kegiatan khataman Al-Qur’an bersama siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP se-Kota Banjarmasin.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Raya Sabilal Muhtadin pada Rabu (6/5/2026) itu diikuti sebanyak 6.738 siswa. Jumlah tersebut terdiri dari 5.789 siswa kelas VI SD dan 949 siswa kelas IX SMP dari seluruh wilayah Kota Banjarmasin.
Acara dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Lukman Fadlun. Turut hadir Ketua Pelaksana Andri Azhari, jajaran kepala SKPD, serta unsur terkait di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Dalam sambutannya, H. Lukman Fadlun menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan khataman massal tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Banjarmasin, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini yang diikuti ribuan siswa SD dan SMP se-Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa khatam Al-Qur’an bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, di tengah derasnya perkembangan zaman dan tantangan era digital, pendidikan berbasis nilai keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.
“Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan. Sinergi antara pemerintah, Kementerian Agama, tenaga pendidik, dan orang tua sangat diperlukan untuk mencetak generasi penerus yang unggul dan berakhlakul karimah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Andri Azhari menegaskan bahwa kegiatan khataman massal tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bentuk investasi bersama dalam mencetak generasi muda yang memiliki ketahanan mental dan spiritual.
“Di tengah arus digitalisasi yang begitu keras, Al-Qur’an menjadi filter dan kompas bagi anak-anak kita. Ini adalah langkah konkret agar pendidikan karakter berjalan seiring dengan kecerdasan intelektual dan kemuliaan akhlak,” jelasnya.
Andri juga menyebut tingginya jumlah peserta menjadi indikator keberhasilan pembelajaran baca tulis Al-Qur’an di sekolah-sekolah melalui peran aktif guru Pendidikan Agama Islam (PAI).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh guru PAI tingkat SD dan SMP se-Kota Banjarmasin dengan dukungan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat.
Melalui khataman massal tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat tertanam kuat dalam diri para peserta didik sebagai bekal membentuk generasi religius, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis: Realita Nugraha

