Pemkot Banjarbaru Mulai Program Bedah Rumah, 100 RTLH Ditargetkan Tertangani

FOTO BERSAMA: Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby bersama dengan para penerima manfaat program bedah rumah di Kelurahan Cempaka - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kota Banjarbaru resmi meluncurkan program bantuan sosial perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai langkah konkret dalam mengurangi kawasan kumuh dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Peluncuran program tersebut ditandai dengan kunjungan langsung Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, ke RT 023 RW 008, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Jumat (10/4/2026).

Dalam kunjungannya, ia meninjau langsung kondisi permukiman warga untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Dari hasil pantauan, sejumlah rumah dinilai sudah tidak layak huni dan membutuhkan perbaikan segera.

“Rata-rata rumah warga disini adalah rumah warisan turun-temurun dari orang tua mereka,” ujarnya saat melihat kondisi bangunan yang telah mengalami kerusakan.

Program yang dilaksanakan melalui Dinas Perumahan dan Permukiman ini ditargetkan menyasar 100 unit rumah di seluruh wilayah Banjarbaru sepanjang tahun 2026. Khusus di Kelurahan Cempaka, sebanyak lima rumah menjadi prioritas tahap awal.

Lisa Halaby menegaskan, program RTLH bukan sekadar bantuan fisik, melainkan upaya jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga yang menerimanya dan semoga bisa meningkatkan kesehatan, keselamatan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Banjarbaru. Ini akan menyasar kepada masyarakat yang benar-benar tepat sasaran,” ucapnya.

Selain perbaikan struktur bangunan, perhatian juga diberikan pada aspek sanitasi, termasuk pembangunan fasilitas toilet yang layak guna mendukung kesehatan lingkungan.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang sering dipicu oleh kelalaian penggunaan listrik dan kompor.

“Hal ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kita harus selalu memastikan kompor dalam kondisi mati setelah digunakan, tidak menumpuk penggunaan stop kontak, serta rutin memeriksa kondisi kabel dan instalasi listrik,” pesannya.

Sementara itu, Ketua RT 023, Khairullah, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap warganya yang tinggal di kawasan padat.

“Saya atas nama warga disini mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya. Semoga bantuan bisa menyasar lagi kepada warga yang sangat membutuhkan,” tuturnya.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dengan penambahan kuota, mengingat masih banyak rumah warga yang memerlukan bantuan serupa di wilayahnya.

Penulis: P. Silitonga 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال