![]() |
| KOMPAK: Sejumlah penerima manfaat santunan kematian melakukan foto bersama usai kegiatan rapat evaluasi pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar rapat evaluasi pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis santunan kematian pada Senin (13/4/2026).
Kepala Dinas Sosial Kapuas, Karolinae, menyampaikan bahwa pada tahun anggaran 2026 program tersebut telah mengakomodasi sekitar 5.000 pekerja rentan. Namun, jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 10.000 pekerja.
“Evaluasi ini menjadi bahan penting agar ke depan perlindungan pekerja rentan dapat kembali ditingkatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kapuas, Satrio Adi Sasongko, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami melihat komitmen yang kuat dari pemerintah daerah dalam memastikan program ini berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Ia berharap langkah yang dilakukan Pemkab Kapuas dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memberikan perlindungan kepada pekerja rentan.
Di sisi lain, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat melalui berbagai program strategis.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan santunan kematian kepada ahli waris peserta sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan sosial.
Melalui evaluasi tersebut, diharapkan pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Kapuas dapat semakin efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Penulis: Fajar Riadi

