![]() |
| DISKUSI: Kegiatan Workshop Wartawan Daerah di Kalsel, rabu (29/4/2026) di Banjarmasin - Foto Dok Arief |
BORNEOTREND.COM, KALSEL- Kabar ini mungkin bisa menjadi kabar menarik bagi masyarakat banua yang gemar berinvestasi emas.
Hal ini dikarenakan Pasar Modal Indonesia siap meluncurkan produk investasi terbaru mereka, yakni ETF Emas (Exchange Traded Fund Emas). ETF Emas sendiri adalah instrumen investasi berbasis emas yang diperdagangkan seperti saham di bursa efek. Ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur harga emas secara real-time tanpa perlu menyimpan emas fisik.
"Rencana akan dilaunching tahun 2026 ini. Semoga ini bisa menjadi salah satu pilihan investasi menarik bagi warga Kalsel, utamanya yang gemar berinvestasi pada komoditas emas," tegas Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalsel Yuniar dalam kegiatan Workshop Wartawan Daerah di Kalsel, rabu (29/4/2026) di Banjarmasin.
Dijelaskannya juga ada sejumlah keunggulan jika investasi emas melalui EFT di Pasar Modal. Salah satunya underlying berupa emas fisik, kenyamanan transaksi melalui bursa efek, mereplikasi pergerakan retrun underlying emas hingga tingkat kemurnian underlying emas yang terstandarisasi.
Tidak hanya itu, keunggulan lainnya yaitu efesiensi biaya penyimpanan emas, likuditas terjaga dengan adanya peran Dealer Partisipan, integrasi dengan ekosistem bullion sebagai penyedia dan penyimpan emas dan juga didukung penerbitan fatwa syariah.
"EFT Emas sudah memperoleh Fatwa DSN-MUI NO. 163/DSN-MUI/VIII/2025 tentang Exchange Traded Fund (EFT) Syariah Emas. Fatwa ini sudah ditetapkan pada rapat pleno DSN-MUI tanggal 18 Juli 2025 lalu," tambahnya.
Dengan segala keunggulan tadi dirinya optimis produk EFT Emas ini dapat diterima dan digemari oleh masyarakat Banua.
"Kita optimislah, apalagi sebagian besar warga banua memang suka menginvestasikan uangnya untuk membeli emas," tukasnya.
Penulis: Arief Rahman

