![]() |
| GARDA DEPAN: Rakor Pembina Samsat Tahun Anggaran 2026 di Semarang, ojol didorong jadi agen perubahan keselamatan berlalu lintas -Foto dok Jasa Raharja |
BORNEOTREND.COM, JATENG - Jasa Raharja memperkuat kolaborasi dengan komunitas ojek online (ojol) guna menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Upaya ini ditandai melalui forum silaturahmi yang melibatkan perwakilan pengemudi ojol dari 12 Polda, di sela Rapat Koordinasi (Rakor) Pembina Samsat Tahun Anggaran 2026 di Semarang.
Forum tersebut diinisiasi dan difasilitasi oleh Korlantas Polri, dengan kehadiran Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, serta sejumlah pejabat Korlantas lainnya.
Dalam sambutannya, Agus Suryonugroho menekankan pentingnya pembentukan wadah kolaboratif bagi pengemudi ojol secara nasional. Menurutnya, keberadaan asosiasi ojol dapat menjadi mitra strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Kami mendorong terbentuknya asosiasi ojol nusantara sebagai wadah komunikasi, edukasi, dan kolaborasi dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan,” ujarnya.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyatakan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan berbagai kolaborasi yang telah dijalankan di sejumlah wilayah. Ia menilai forum ini menjadi bukti konkret sinergi lintas sektor dalam meningkatkan keselamatan transportasi.
“Jasa Raharja mengapresiasi inisiatif ini karena seperti gayung bersambut dengan kolaborasi yang sebelumnya telah terbangun di beberapa Polda. Forum ini memperkuat bahwa sinergi keselamatan transportasi bukan hanya konsep di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kolaborasi nyata di lapangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jasa Raharja telah menyiapkan sejumlah program bersama Korlantas Polri, termasuk penanggulangan gawat darurat pada kecelakaan lalu lintas. Program ini difokuskan pada percepatan penanganan korban pada fase krusial pascakecelakaan guna menekan tingkat fatalitas.
Optimalisasi program tersebut didukung melalui platform digital JRku yang dapat dimanfaatkan oleh pengemudi ojol untuk melaporkan kejadian kecelakaan secara cepat.
“Melalui platform JRku, para pengemudi ojol dapat menjadi bagian dari ekosistem keselamatan dengan melaporkan kejadian kecelakaan secara cepat. Hal ini diharapkan dapat membantu mempercepat penanganan dalam golden period dan menurunkan tingkat fatalitas korban,” tambah Awaluddin.
Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Jasa Raharja dalam meningkatkan pelayanan publik melalui sinergi lintas sektor. Pelibatan komunitas ojol diharapkan dapat mempercepat penanganan kecelakaan serta mengoptimalkan manfaat perlindungan asuransi bagi masyarakat.
Sumber: Jasa Raharja

