![]() |
| MAMPET: Drainase mampet di kelurahan Telaga Biru akibat ditimbun pembangunan jalan aspal oleh kontraktor yang mengerjakan - Foto Dok Arief |
BORNEOTREND.COM, KALSEL- Tidak hanya menerima aspirasi warga lewat reses, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banjarmasin Barat Drs. Saut Nathan Samosir, MBA juga turun melakukan pengecekan kelapangan untuk memastikan keluhan masyarakat secara langsung.
Seperti yang dilakukannya, sabtu (4/4/2026) dengan mengunjungi Kelurahan Telaga Biru untuk melakukan pengecekan keluhan warga terkait mampetnya drainase hingga rusaknya jalan akibat pasang surut air rob.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua RT 14 di GG 20 perbatasan Cempaka Raya Suryanata mengaku, ditempatnya beberapa permasalahan infrastruktur terjadi, pertama yaitu di matikannya drainase saat kontraktor melakukan pengaspalan jalan, sehingga membuat sering terjadinya banjir saat musim pasang surut air rob terjadi.
"Lalu masalah lainnya yaitu GG masuk tempat kami yang kondisinya sudah memprihatinkan. Bahkan banyak pengendara yang jatuh saat musim pasang surut air rob terjadi karena dalamnya lobang jalan," keluhnya.
Tidak berbeda, Ketua RW 1 Kelurahan Telaga Biru H Muhammad Ali juga mengeluhkan jalan beraspal di JL Garuda Komplek Wildan yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan karena tergerus oleh pasang surut air rob.
"Padahal ini jalan akses yang cukup strategis bagi warga JL Garuda untuk ke pasar maupun beraktifitas keluar rumah," tambahnya.
![]() |
| RUSAK: Jalan rusak di JL Garuda Komplek Wildan karena pasang surut air rob - Foto Dok Arief |
Atas berbagai keluhan ini, Anggota DPRD Kota Banjarmasin Saut Nathan Samosir berjanji untuk memperjuangkannya dengan mengkordinasikannya bersama instansi terkait, khususnya PUPR Kota Banjarmasin.
"Kita akan dokumentasikan dan sampaikan nanti ke PUPR Kota Banjarmasin. Bahkan kita minta segera untuk ditindak lanjuti karena sudah terlalu lama warga dirugikan akibat infrastruktur yang rusak," bebernya.
Ada pun terkhusus untuk persoalan drainase dirinya mengaku akan menerjunkan alat untuk membongkar aliran drainase agar nantinya bisa dibuat kembali drainase yang lebih besar oleh warga secara gotong royong.
"Sebab kalau nunggu instansi terkait persoalan drainase ini lambat dikerjakan. Jadi untuk sementara ini kita selesaikan secara pribadi dengan uang sendiri saja terlebih dahulu," tukasnya.
Penulis: Arief Rahman


