![]() |
| PENGHORMATAN: Bupati Andi Rudi Latif memimpin upacara peringatan Harjad ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, memaparkan tujuh prioritas pembangunan daerah tahun 2027 saat memimpin upacara Hari Jadi (Harjad) ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (8/4/2026) pagi.
Dalam momen tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan yang semakin kompleks.
“Pada tahun 2027, kita akan fokus pada tujuh prioritas pembangunan daerah sebagai langkah strategis menghadapi tantangan ke depan,” ujar Andi Rudi Latif dalam sambutannya di halaman Kantor Bupati.
Adapun tujuh prioritas pembangunan yang dimaksud meliputi peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ketahanan pangan melalui UMKM, pembangunan infrastruktur yang merata, penataan kota dan desa berkelanjutan, peningkatan prestasi seni, budaya dan olahraga, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan akuntabel.
Ia menegaskan, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh masyarakat. Semangat BerAKSI harus terus kita gelorakan sebagai wujud kerja cepat, kerja nyata, dan kerja bersama dalam membangun daerah,” tegasnya.
Momentum hari jadi ini, lanjutnya, juga harus dimaknai sebagai ajang refleksi sekaligus dorongan untuk terus berinovasi.
“Selamat dan sukses Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026. Semoga daerah ini semakin maju dan sejahtera,” ucapnya.
![]() |
| FOTO BERSAMA: Bupati Tanah Bumbu saat menyerahkan bonus pelatih berprestasi - Foto Dok Istimewa |
Selain itu, pada kesempatan yang sama, bupati juga menyerahkan bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan serta Pekan Olahraga Pelajar Daerah 2025.
“Pemberian bonus ini sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama daerah, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Adapun bonus untuk atlet perorangan diberikan sebesar Rp50 juta untuk emas, Rp25 juta perak, dan Rp15 juta perunggu. Sementara cabang beregu memperoleh Rp250 juta untuk emas (baseball), Rp145 juta perak (sepak bola), dan Rp70 juta perunggu (basket).
Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan penghargaan kepada pelatih berprestasi, yakni Rp195 juta untuk pelatih perorangan (karate) dan Rp145 juta untuk pelatih beregu (arung jeram).
Penulis: Jack


