![]() |
HADIRI ACARA: Menteri Agama Nasaruddin Umar (paling kiri) menghadiri acara penutupan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 di Menara Radius Prawiro – Foto detik.com |
BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) berencana untuk menghimpun dana umat yang nilainya mencapi Rp 1.000 triliun per tahun. Caranya adalah dengan membentuk Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU).
Nantinya LPDU tidak hanya menyasar umat Islam, namun agama lain seperti Katolik, Protestan, Hindu, Buddha serta Konghuchu juga ikut dilibatkan dalam penghimpunan dana umat ini.
Kemenag sendiri akan berkoordinasi dengan perwakilan agama Katolik, Protestan, Hindu, Buddha serta Konghuchu terkait rencana tersebut.
"Potensi dana umat Indonesia seperti raksasa yang sedang tidur dan sekarang kita akan bangkitkan demi kemaslahatan umat dan bangsa kita. Kami sangat yakin kalau ini kita kumpulkan semuanya, maka perhitungan total saya bisa kita kumpulkan minimum Rp 1.000 triliun per tahun," kata Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam acara penutupan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 di Menara Radius Prawiro, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
"Kalau dana umat ini kita berdayakan, fokusnya kita orang-orang umat dan orang-orang miskin kita itu mungkin bisa diselesaikan melalui dana umat itu sendiri," tambahnya.
Menurut Nasaruddin, dalam Islam setidaknya ada 24 pundi-pundi dana umat yang selama ini belum terkelola dengan baik dan profesional. Ke depan pihaknya ingin tidak hanya zakat yang diandalkan, melainkan juga seperti wakaf, infak, sedekah, fidyah, kifarah, hingga DAM haji dan umrah.
"Itu akan kita manage dengan baik sehingga pemanfaatannya akan berdaya guna untuk bangsa ini," ucap Nasaruddin.
Nasaruddin menyebut Gedung LDPU akan terletak di kawasan depan Hotel Indonesia (HI) sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Gedung itu nantinya akan memiliki 40 lantai di mana lembaga-lembaga pengelola keuangan umat akan berkantor di sana.
"Ini yang akan kita tampung di LPDU. (Kantor) 40 lantai akan dibangun Bapak Presiden di depan Hotel Indonesia," ungkap Nasaruddin.
Sumber: detik.com

