ULM Resmi Luncurkan Pusat Studi Kepolisian Pertama di Kalimantan

TANDA TANGAN: Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ULM, Prof Sunardi dan Kepala Biro SDM Polda Kalsel, Kombes Pol Maulana Hamdan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pusat Studi Kepolisian Polda Kalsel – Foto MC Kalsel


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi meluncurkan Pusat Studi Kepolisian Polda Kalsel di Auditorium LPPM ULM Banjarmasin melalui Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Polda Kalimantan Selatan, Rabu (11/3/2026).

Rektor ULM, Prof Dr Ahmad Alim Bachri melalui Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ULM, Prof Sunardi menyampaikan bahwa pembentukan pusat studi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan kepolisian dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan dan dinamika sosial di Kalimantan Selatan.

Menurutnya, ULM dan Polda Kalsel memiliki peran penting sebagai dua institusi yang menjadi penopang utama pembangunan daerah. Oleh karena itu, keberadaan Pusat Studi Kepolisian diharapkan mampu mempererat sinergitas kedua lembaga dalam berbagai kajian ilmiah dan pengabdian kepada masyarakat.

“Polda Kalsel dan ULM adalah dua tulang punggung Kalimantan Selatan. Dengan adanya pusat studi kepolisian ini, kami berharap sinergitas antara ULM dan Polda Kalsel semakin meningkat,” ujar Prof Sunardi.

Ia menjelaskan bahwa Pusat Studi Kepolisian yang diluncurkan di ULM merupakan salah satu dari sedikit pusat studi serupa di Indonesia. Sebelumnya, pusat studi kepolisian telah ada di beberapa perguruan tinggi di Pulau Jawa, sementara di wilayah Kalimantan, ULM menjadi yang pertama.

Di sisi lain, ULM sendiri saat ini memiliki lebih dari 20 pusat studi yang fokus pada berbagai bidang kajian ilmiah. Namun Pusat Studi Kepolisian menjadi pusat studi pertama yang secara khusus terhubung langsung dengan institusi kepolisian.

“Core kami di ULM adalah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Mudah-mudahan pusat studi ini dapat menghasilkan berbagai kajian, baik dalam bentuk riset, rekomendasi kebijakan, maupun kegiatan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

ULM juga mendorong agar pusat studi tersebut tidak hanya menghasilkan penelitian, tetapi juga mampu membangun ekosistem akademik melalui publikasi ilmiah. Salah satunya dengan menginisiasi penerbitan jurnal ilmiah bersama yang membahas berbagai isu dan kajian kepolisian.

“Harapannya pusat studi kepolisian ini juga dapat menerbitkan jurnal bersama terkait kepolisian, sehingga hasil penelitian tidak hanya dari ULM, tetapi juga dari akademisi di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Prof Sunardi menegaskan bahwa setiap program yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan arahan pemerintah agar kegiatan akademik memiliki kontribusi langsung bagi pembangunan bangsa.

“Apapun yang kita lakukan harapannya harus berdampak positif bagi masyarakat dan juga bagi bangsa Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Biro SDM Polda Kalsel, Kombes Pol Maulana Hamdan mengatakan bahwa pembentukan Pusat Studi Kepolisian merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan dunia akademik dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis.

Menurutnya, perkembangan situasi keamanan dan sosial saat ini menuntut kepolisian untuk terus beradaptasi dan mencari solusi berbasis ilmu pengetahuan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi.

“Kami menyadari bahwa tantangan yang dihadapi kepolisian saat ini sangat kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, kami perlu bersinergi dengan dunia akademik, dalam hal ini Universitas Lambung Mangkurat,” ujar Maulana Hamdan.

Ia menjelaskan bahwa kerja sama tersebut memadukan peran kepolisian sebagai praktisi dengan perguruan tinggi sebagai akademisi, sehingga mampu menghasilkan berbagai kajian yang dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan maupun strategi kepolisian.

“Pusat studi ini didirikan dengan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kompas dalam setiap perubahan yang dilakukan oleh institusi kepolisian,” jelasnya.

Melalui pusat studi tersebut, diharapkan dapat memperkuat pengembangan ilmu kepolisian, menghasilkan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, serta meningkatkan profesionalisme sumber daya manusia di lingkungan kepolisian.

“Tujuan utamanya adalah memperkuat kerja sama, mengembangkan ilmu kepolisian, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia agar semakin profesional dalam menjalankan tugas kepolisian,” tutupnya. 

Sumber: MC Kalsel

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال