Sekdako Banjarmasin Tekankan Mitigasi Risiko dalam Pelaksanaan Proyek Konstruksi

KOMPAK: Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, melakukan foto bersama usai membuka kegiatan sosialisasi pengelolaan kontrak dan mitigasi risiko bagi penyedia barang dan jasa - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kota Banjarmasin terus mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan proyek pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman saat membuka kegiatan sosialisasi pengelolaan kontrak dan mitigasi risiko bagi penyedia barang dan jasa, Rabu (11/3/2026) di Aula Kayuh Baimbai.

Dalam sambutannya, Ikhsan menekankan pentingnya pengelolaan kontrak yang baik serta penerapan mitigasi risiko dalam setiap pelaksanaan pekerjaan konstruksi maupun jasa konsultansi.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya dilihat dari besarnya anggaran yang digunakan, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

“Setiap pekerjaan konstruksi maupun jasa konsultansi pada dasarnya akan menjadi wajah pemerintah daerah di mata publik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap proyek pembangunan memiliki potensi risiko yang perlu diantisipasi sejak awal, mulai dari keterlambatan pekerjaan, persoalan kualitas hasil pekerjaan, hingga potensi sengketa.

“Kontrak kerja bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen hukum yang mengikat para pihak sekaligus menjadi alat pengendali mutu, biaya, dan waktu pelaksanaan pekerjaan,” tegas Ikhsan.

Melalui sosialisasi tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap dapat membangun kesamaan pemahaman antara pemerintah daerah dan para penyedia barang serta jasa terkait pengelolaan kontrak dan langkah mitigasi risiko dalam setiap kegiatan pembangunan.

Dengan demikian, kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta tertib administrasi kontrak dapat terjaga sebagai bagian dari komitmen terhadap akuntabilitas dan pelayanan publik yang berkualitas.

“Kualitas hasil pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta tertib administrasi kontrak merupakan bagian penting dari komitmen terhadap akuntabilitas dan pelayanan publik yang berkualitas di Kota Banjarmasin,” tukasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten II Setdako Banjarmasin, Taufik Rivani, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdako Banjarmasin, Hj. Zuraida, serta para penyedia barang dan jasa yang menjadi peserta kegiatan.

Penulis: Realita Nugraha 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال