Melalui Program P2SBPTKP, Disbunnak Kalsel Targetkan Swasembada Daging Sapi 2029

TINJAU PETERNAKAN: Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel, Suparmi meninjau peternakan sapi yang diintegrasikan dengan perkebunan kelapa sawit – Foto MC Kalsel


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Kebutuhan daging sapi di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai sekitar 7.135.295 kilogram per tahun, atau setara dengan 57.645 ekor sapi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara mandiri, Kalimantan Selatan membutuhkan populasi sekitar 260.389 ekor sapi potong.

Dalam upaya mencapai target tersebut, dibutuhkan sekitar 53.889 ekor indukan sapi. Saat ini, jumlah indukan yang tersedia di Kalimantan Selatan tercatat 31.486 ekor, sehingga masih diperlukan tambahan sekitar 22.403 ekor indukan guna mendukung target swasembada daging sapi pada tahun 2029.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel, Suparmi menegaskan bahwa Program Pengembangan Peternakan Sapi Berkelanjutan Terintegrasi Perkebunan, Tanaman Pangan, Kehutanan dan Pertambangan (P2SBPTKP) menjadi langkah strategis untuk memperkuat sektor peternakan daerah secara berkelanjutan.

“Melalui P2SBPTKP, kita tidak hanya meningkatkan produksi ternak sapi, tetapi juga menjaga keseimbangan lingkungan serta meningkatkan pendapatan petani dan peternak lokal. Ini adalah langkah nyata menuju pembangunan peternakan yang berkelanjutan,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (11/3/2026).

Program yang diinisiasi oleh Disbunnak Kalsel ini dirancang sebagai strategi kolaboratif lintas sektor. Tidak hanya melibatkan sektor perkebunan, tetapi juga memanfaatkan potensi tanaman pangan sebagai sumber pakan dari limbah pertanian, serta membuka peluang sinergi dengan sektor kehutanan dan pertambangan.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem peternakan yang lebih efisien, ramah lingkungan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya petani dan peternak lokal.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat.

Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan mitra strategis, P2SBPTKP diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemajuan peternakan di Kalimantan Selatan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber: MC Kalsel

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال