![]() |
HADIRI ACARA: Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby menghadiri acara Program Light Up The Dream (LUTD) yang digelar PT PLN di Kecamatan Cempaka – Foto Ist |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) atas pelaksanaan Program Light Up The Dream (LUTD) yang kembali menghadirkan akses listrik bagi masyarakat pra sejahtera di momen Ramadan 1447 H, Rabu (4/3/2026).
“Saya menyampaikan apresiasi kepada PLN atas program yang sangat bermanfaat ini. Light Up The Dream bukan hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menghadirkan harapan dan semangat baru bagi masyarakat, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ujar Lisa Halaby.
Di Kota Banjarbaru sendiri, program tersebut dilaksanakan di rumah Titin Kurniawan. Penyalaan listrik secara simbolis menjadi momen haru sekaligus penuh syukur bagi keluarga penerima manfaat, yang kini dapat menikmati aliran listrik secara mandiri dan layak.
Wali Kota menegaskan bahwa listrik merupakan kebutuhan dasar yang menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari ibadah, pendidikan anak-anak, hingga mendukung usaha kecil.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak warga yang merasakan manfaat pembangunan dan peningkatan kualitas hidup.
Lanjut, Wali Kota Lisa, mengatakan Pemko Banjarbaru bakal siap terus bersinergi dengan PLN agar pemerataan energi dapat terwujud dan seluruh masyarakat bisa menikmati terang yang sama.
“Semoga cahaya yang dinyalakan hari ini membawa keberkahan dan masa depan yang lebih baik bagi kita semua,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menjelaskan bahwa Program Light Up The Dream merupakan wujud kepedulian insan PLN Group yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membantu masyarakat pra sejahtera mendapatkan akses listrik.
“Sejak diinisiasi pada 2023, program ini telah menghadirkan listrik bagi 953 rumah keluarga pra sejahtera di wilayah Kalselteng,” ungkapnya.
Pada periode Ramadan kali ini, PLN kembali menyalakan 40 rumah dengan rincian: UP3 Banjarmasin 7 rumah, UP3 Barabai 14 rumah, UP3 Tanah Bumbu 3 rumah, UP3 Palangkaraya 5 rumah, UP3 Kuala Kapuas 6 rumah, serta UP3 Pangkalan Bun 5 rumah.
Dirinya berharap program ini terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Karena keberhasilan PLN tidak hanya diukur dari kinerja operasional, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: P. Silitonga

