![]() |
| BERJALAN: Bupati Andi Rudi Latif saat meninjau kondisi kegiatan Aksi Bajual Wadai Ramadan 1447 Hijriah - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, secara resmi menutup kegiatan Aksi Bajual Wadai Ramadan 1447 Hijriah yang digelar di halaman Masjid Agung Al-Falah, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah sepanjang bulan Ramadan ini menjadi salah satu agenda tahunan pemerintah daerah yang melibatkan pelaku UMKM, masyarakat, serta unsur TNI–Polri.
Penutupan kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan, para pedagang, serta masyarakat yang selama Ramadan memadati kawasan tersebut untuk berburu kuliner khas daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Aksi Bajual Wadai pada Ramadan tahun ini,” ujarnya.
Menurutnya, Aksi Bajual Wadai tidak hanya menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Ramadan, tetapi juga berperan penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Aksi Bajual Wadai menghadirkan suasana Ramadan yang penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap pergerakan ekonomi masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu,” jelasnya.
Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada para pelaku usaha kecil dan pedagang yang telah meramaikan kegiatan tersebut. Ia turut mengapresiasi peran aparat keamanan yang menjaga situasi tetap aman selama kegiatan berlangsung.
“Saya juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri, khususnya Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang selalu hadir di tengah masyarakat untuk menjaga keamanan serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah yang menunjukkan tren positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Berdasarkan data pemerintah daerah, angka kemiskinan di Kabupaten Tanah Bumbu tercatat menurun dari 14.677 jiwa pada 2024 menjadi 13.812 jiwa pada 2025 atau turun sekitar 3,13 persen.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tanah Bumbu saat ini menempati peringkat keempat di Provinsi Kalimantan Selatan dan menjadi peringkat kedua tertinggi di antara seluruh kabupaten di provinsi tersebut.
Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi daerah juga mengalami peningkatan, yakni sebesar 4,82 persen pada 2025 dan diproyeksikan mencapai 5,52 persen pada 2026.
“Capaian ini menunjukkan bahwa pembangunan yang dilaksanakan memberikan dampak positif nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga mengumumkan kebijakan pemerintah daerah terkait pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur negara di lingkungan pemerintah kabupaten.
Ia menyampaikan bahwa pada 2026 THR gaji dan TPP akan diberikan secara penuh kepada aparatur negara, baik Pegawai Negeri Sipil maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.
“Mudah-mudahan kebijakan ini dapat menambah semangat kita semua untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta bersama-sama mendukung pembangunan daerah demi kemajuan Kabupaten Tanah Bumbu yang kita cintai,” ujarnya.
Penutupan Aksi Bajual Wadai berlangsung khidmat dan penuh kehangatan dengan rangkaian buka puasa bersama antara pemerintah daerah, aparat TNI–Polri, pelaku UMKM, serta masyarakat.
Acara juga dimeriahkan dengan penyerahan hadiah dan piala kepada para pemenang Lomba Dai Cilik dan Lomba Adzan sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat generasi muda dalam menyemarakkan syiar Islam selama bulan Ramadan.
Penulis: Jack

