![]() |
BELI TAKJIL: Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby ikut membeli takjil usai membuka secara resmi Pasar Wadai Ramadan 2026 di Lapangan dr. Murdjani – Foto Ist |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Suasana Lapangan dr. Murdjani, Kota Banjarbaru, tampak semarak dan penuh kehangatan saat Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby secara resmi membuka Pasar Wadai Ramadan 2026, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan ini dirangkai dengan Pasar Ramadan yang menghadirkan aneka kuliner khas daerah dari para pelaku UMKM lokal.
Festival yang menjadi agenda tahunan ini tidak hanya menjadi pusat berburu takjil dan hidangan berbuka, tetapi juga ruang silaturahmi dan penggerak ekonomi masyarakat.
“Hari ini bersamaan kita meresmikan pasar murah, harga pangan murah di halaman kantor Disperindag, setelah itu kita langsung launching dan meresmikan Pasar Wadai Ramadan 2026,” ujar Wali Kota Lisa Halaby saat membuka Pasar Wadai Ramadan.
Wali Kota menyampaikan mayoritas produk yang dijual merupakan kuliner khas Kalimantan Selatan. Namun, di lapangan juga ditemukan beragam produk lain seperti pakaian dan kebutuhan rumah tangga.
“Harapan kami tahun ini menyajikan kuliner khas lokal Kalimantan Selatan. Ternyata tidak hanya makanan, tetapi juga ada pakaian dan berbagai produk lainnya yang dijual di sini,” katanya.
Lisa menegaskan, seluruh stan yang disediakan untuk UMKM digratiskan sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah.
“Saya minta lapaknya digratiskan untuk UMKM. Alhamdulillah, tadi disampaikan ada sekitar 170 stan yang diberikan secara gratis,” jelasnya.
Menurutnya, harga makanan yang dijual relatif standar dan masih terjangkau bagi masyarakat. Ia juga mengapresiasi event organizer yang telah menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kepala Disporabudpar Kota Banjarbaru, Noor Purbani Sukma Alamsyah, menyampaikan bahwa Pasar Wadai Ramadan akan berlangsung selama 26 hari, mulai 19 Februari 2026.
Ia menegaskan, kebijakan Walikota yang menggratiskan 170 stan bagi pelaku UMKM menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada usaha kecil.
“Untuk tahun ini berbeda dari sebelumnya. Ibu Walikota menggratiskan 170 stan bagi pelaku UMKM Banjarbaru,” ujarnya.
Awalnya, stan gratis yang disiapkan berjumlah 150 unit. Namun karena tingginya antusiasme peserta, jumlah tersebut ditambah 20 stan menjadi total 170 stan gratis.
“Karena antusias peserta sangat tinggi, stan UMKM kita tambah menjadi 170. Ini bentuk dukungan agar para pelaku usaha bisa berkembang tanpa terbebani biaya sewa,” jelas Walikota Lisa usai pembukaan.
Ia juga mempersilakan para Pedagang Kaki Lima untuk turut meramaikan Lapangan dr. Murdjani dengan tetap menjaga ketertiban. Menurutnya, Ramadan adalah bulan berbagi rezeki dan kebersamaan.
“Semua mencari rezeki. Mari kita saling menghormati dan menjaga ketertiban,” pesannya.
Tak hanya menyuguhkan ragam kuliner khas Kalimantan Selatan, Festival Ramadan 2026 juga dirangkai dengan kegiatan religius, seni budaya, serta partisipasi aktif komunitas lokal.
Penulis: P. Silitonga

