Pesawat Pelita Air Pengangkut BBM Jatuh Terbakar di Krayan Nunukan, Pilot Tewas

TERBAKAR: Pesawat Pelita Air dengan registrasi PK-PPA, type AT802 jatuh dan terbakar di sekitar Pa’ Belaban di lokasi Pa’ Betung, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara – Foto Ist


BORNEOTREND.COM, KALTARA - Sebuah pesawat Pelita Air pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dilaporkan jatuh di Kecamatan Krayan, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/206). Kecelakaan pesawat itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. 

Setelah dilakukan pencarian oleh warga, pesawat ditemukan dalam kondisi terbakar. Satu orang yaitu pilot dilaporkan meninggal dunia. 

"Sudah diketemukan," kata Camat Krayan Timur, Lianthoni, dikutip dari ANTARA. 

Adapun pesawat itu ditemukan di sekitar Pa’ Belaban di lokasi Pa’ Betung, Kecamatan Krayan Timur. 

Lianthoni menjelaskan, jenazah pilot yang jadi korban kecelakaan ini dibawa ke Puskesmas Long Bawan. 

Lianthoni menambahkan pesawat yang terjatuh merupakan pesawat pengangkut BBM. 

Rencana perjalanan dari Krayan ke Tarakan usai membawa BBM sebanyak 4 ton jenis Solar dan Pertalite. 

Kepala Bandara Yuvai Semaring Long Bawan, Sumariyanto membenarkan pesawat Pelita Air dengan registrasi PK-PPA, type AT802 mengalami crash. 

"Pesawat Pelita PAS 7101 PK-PAA, Pesawat take off dari Bandara Yuvai Semaring, Long Bawan menuju Tarakan," ucap Sumariyanto.

Saat pesawat ditemukan kondisinya sudah terbakar. Sementara, sang pilot tidak dapat terselamatkan. Kini, jenazah dievakuasi menuju Rumah Sakit Pratama, Krayan.  

"Tidak ada hambatan selama evakuasi, masyarakat dan TNI-Polri. Diperkirakan jarak dari bandara ke TKP sekira 6 km. Kondisi pesawat hancur terbakar," tutupnya.

Sumber: tvonenews.com/Antara

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال