Kemendikdasmen Sosialisasikan Permendikdasmen 24/2025, Lembaga Kursus Kalsel Didorong Maksimalkan PKK dan PKW

KOMPAK: Penyerahan plakat kepada Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yaya Sutarya - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Direktorat Kursus dan Pelatihan pada Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menggelar sosialisasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 24 Tahun 2025 di Kota Banjarmasin, Senin (9/2/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Forum Pengelola Kursus dan Pelatihan (PLKP) Kalimantan Selatan tersebut juga menjadi momentum penguatan dua program prioritas nasional tahun 2026, yakni Program Kecakapan Kerja (PKK) dan Program Kecakapan Wirausaha (PKW).

Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yaya Sutarya, menjelaskan bahwa kunjungannya membawa dua agenda utama yang saling berkaitan, yaitu memberikan pemahaman mengenai regulasi terbaru lembaga kursus sekaligus menyampaikan petunjuk teknis pelaksanaan PKK dan PKW 2026.

“Kami sangat berbahagia bisa hadir di Banjarmasin. Dua agenda ini penting karena menyangkut arah kebijakan kursus ke depan sekaligus peluang bagi lembaga kursus untuk mengakses program prioritas nasional,” ujarnya, mengutip rilis Humas Forum PLKP Kalsel.

Ia menilai kehadiran Permendikdasmen Nomor 24 Tahun 2025 menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola dan peran lembaga kursus agar lebih responsif terhadap kebutuhan dunia kerja dan kewirausahaan. Karena itu, lembaga kursus di Kalimantan Selatan diharapkan dapat memanfaatkan kembali pelaksanaan PKK dan PKW pada 2026 secara optimal, termasuk memahami secara rinci persyaratan pengajuan proposal pendanaan.

“Kami berharap lembaga kursus di Kalsel dapat mengakses dan memanfaatkan program PKK dan PKW tahun 2026 secara maksimal,” tambahnya.

Ketua DPD Forum PLKP Kalsel, Slametno, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait regulasi terbaru sekaligus petunjuk teknis pelaksanaan kedua program tersebut. Selain sebagai sarana penyampaian kebijakan, forum ini juga menjadi ruang dialog antara pengelola lembaga kursus dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan serta menjadi bahan masukan dalam penyusunan program kerja DPD Forum PLKP Kalsel tahun 2026.

“Peserta sosialisasi melibatkan Disdikbud Provinsi Kalsel, Disdikbud dari 13 kabupaten/kota, pengurus DPD dan DPC Forum PLKP se-Kalsel, serta pimpinan dan pengelola lembaga kursus di daerah,” jelas Slametno.

Kegiatan berlangsung secara dialogis melalui sesi tanya jawab dan penyampaian masukan dari peserta. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikbud Kalsel Firna Asika serta Direktur Akademi Sekretaris dan Manajemen (ASMI) Citra Nusantara, Asnan.

Penulis: Sri Mulyani 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال