Bank Kalsel Terus Ingatkan Nasabah akan Bahaya Penipuan Online atau Phising

 

ANTRE: Nasabah Bank Kalsel saat menunggu untuk melakukan transaksi perbankan di outlet Bank Kalsel Cabang Banjarmasin - Foto Dok Nett


BORNEOTREND.COM, KALSEL- Bank Kalsel tidak henti hentinya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penipuan daring (online), khususnya modus phising yang kian marak.

Phising merupakan praktik penipuan yang bertujuan mencuri data pribadi sensitif seperti PIN, kata sandi (password), kode OTP, hingga informasi rekening dengan menyamar sebagai pihak resmi.

Mengutip laman resmi Bank Kalsel pada Sabtu (7/2/2026), terdapat beberapa modus operandi yang sering digunakan pelaku untuk menjerat korban. 

Pertama, modus telepon palsu. Dalam modus ini, pelaku menghubungi korban dengan mengaku sebagai pegawai bank atau instansi resmi lainnya.

Yang kedua, pesan elektronik rerinfeksi. Yakni, berupa pengiriman tautan palsu melalui email atau aplikasi pesan singkat dengan iming-iming hadiah atau undangan digital.

Ketiga, impersonasi atau teknik penyamaran dengan meniru identitas, gaya bicara, hingga perilaku rekan kerja atau atasan korban untuk mendapatkan kepercayaan.

Keempat, aplikasi palsu, yakni penggunaan aplikasi yang menyerupai platform resmi, namun dirancang khusus untuk mencuri data pengguna.

Sebagai langkah antisipasi, Bank Kalsel membagikan tips aman agar terhindar dari phising. Antaa lain, jangan pernah memberikan kode OTP atau password kepada siapa pun, hindari mengeklik tautan yang mencurigakan, jangan mengunduh berkas atau file dari sumber yang tidak resmi. Dan pastikan tidak memasukkan data pribadi ke dalam situs web yang tidak dikenal atau tidak terverifikasi. 

Sumber: Nett

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال