Tingkatkan Layanan Pertanahan, ATR/BPN Fokus Benahi Petugas Loket

 

PELAYANAN PUBLIK: Dari Loket ke Back Office, Nusron minta pelayanan BPN lebih terpadu -Foto dok Rilis ATR/BPN
 

BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menekankan pentingnya penguatan product knowledge dan hospitality bagi petugas loket layanan pertanahan. Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di garda terdepan pelayanan harus diiringi dengan sinkronisasi yang kuat antara loket pelayanan dan back office di Kantor Pertanahan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Penegasan tersebut disampaikan Nusron Wahid saat kegiatan Pembinaan Jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta yang berlangsung di Kantor Pertanahan Kota Administratif Jakarta Timur, Selasa (13/01/2026).

“Ini perlu adanya assesment ulang para petugas loket di semua Kantah-kantah besar ini. Nantinya mereka akan dibekali pembinaan khusus product knowledge atau pengetahuan, lalu yang kedua adalah hospitality. Kombinasi dua ini penting,” ujar Menteri Nusron.


Ia menjelaskan, keseragaman pemahaman terhadap produk layanan yang dibarengi dengan sikap pelayanan yang baik akan membantu masyarakat memperoleh informasi secara jelas, utuh, dan tidak berulang. Menurutnya, ketidaksinkronan pemahaman kerap menimbulkan kebingungan bagi pemohon layanan.

“Jadi makanya ini hospitality tim Loket itu. Hari ini berkas kurang persyaratan A, besok datang lagi kurang persyaratan B, besok ganti lagi, kan tidak komprehensif,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nusron menilai pembinaan tersebut menjadi kebutuhan mendesak, mengingat dalam sejumlah kunjungan kerja ke daerah masih ditemukan kendala koordinasi antara petugas loket dan back office. Untuk itu, ia mendorong pembinaan terpadu bagi petugas front office melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).

“Nantinya petugas loket dan front office diberi pembinaan di BPSDM. Penting ini petugas loket, karena front end kita kan di situ,” kata Menteri Nusron.

Pandangan serupa disampaikan Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (Dirjen SPPR), Virgo Eresta Jaya. Ia menekankan pentingnya peran Kepala Kantor Pertanahan dalam memperkuat komunikasi dan koordinasi antara petugas loket, manajer loket, dan back office.

“Dari Kepala Kantor juga harus singkronkan antara tugas petugas loket, manager loket dan back office. Itu dulu tugasnya untuk Kepala Kantor. Semisal berkas ditolak karena persyaratan ini, ya pastikan ada (satu kesepahaman),” terang Virgo.

Dalam kegiatan tersebut, para Kepala Kantor Pertanahan di lingkungan Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta memaparkan capaian kinerja pelayanan sekaligus tantangan yang dihadapi di masing-masing kantor. Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT), Asnaedi; Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Strategis dan Kerja Sama Antarlembaga, Muda Saleh; Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN; serta para Pejabat Administrator di lingkungan Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta.

Sumber: Rilis ATR/BPN

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال