Supianor Minta PDAM Balangan Benahi Distribusi Air Bersih, Respons Keluhan Warga

SOSOK: Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Supianor - Foto Dok Istimewa

BORNEOTREND.COM, KALSEL – Anggota DPRD Kabupaten Balangan Komisi III, Supianor, meminta Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Balangan segera membenahi sistem distribusi air bersih menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait pasokan air yang tidak lancar ke rumah-rumah warga.

Dalam beberapa waktu terakhir, keluhan warga ramai disampaikan melalui media sosial. Masyarakat mengeluhkan pasokan air PDAM yang hanya mengalir satu hingga dua hari dalam sepekan, sementara pada hari lainnya air tidak mengalir sama sekali. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama untuk kebutuhan rumah tangga.

Menanggapi hal itu, Supianor menegaskan bahwa perbaikan layanan air bersih harus menjadi prioritas utama PDAM Balangan. Ia meminta pihak PDAM segera mengambil langkah nyata untuk memastikan distribusi air dapat berjalan normal dan merata.

“Pelayanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. PDAM harus segera melakukan pembenahan agar pasokan air bisa mengalir lancar ke rumah-rumah warga,” ujar Supianor saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026) lalu.

Menurutnya, peningkatan kapasitas produksi dan optimalisasi jaringan distribusi menjadi langkah penting untuk mengatasi persoalan yang selama ini terjadi, khususnya di wilayah yang kerap mengalami gangguan pasokan air.

Lebih lanjut, Supianor juga mendorong PDAM Balangan agar memiliki perencanaan yang jelas, baik jangka pendek maupun jangka panjang, sehingga permasalahan serupa tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.

Ia menambahkan, DPRD Balangan akan terus melakukan pengawasan terhadap kinerja PDAM Balangan, termasuk menindaklanjuti keluhan masyarakat yang berkembang.

Dalam rapat kerja antara DPRD Balangan, PDAM, dan bagian hukum beberapa waktu lalu, Komisi III DPRD Balangan juga membahas persoalan distribusi air bersih serta penyertaan modal daerah sebesar Rp20 miliar kepada PDAM. Penyertaan modal tersebut hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena masih terkendala regulasi dalam pengadaan barang dan jasa.

Supianor berharap, dengan adanya pembenahan layanan dan penyelesaian kendala regulasi, distribusi air bersih di Kabupaten Balangan dapat kembali berjalan normal dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Penulis: Sri Mulyani 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال