![]() |
PASANG INSTALASI: Petugas PLN melakukan pemasangan instalasi listrik milik salah satu warga penerima manfaat Program “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” – Foto cnbcindonesia.com |
BORNEOTREND.COM, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sepanjang 2025 pemerintah berhasil melistriki 205.968 rumah tangga melalui program Listrik Desa (Lisdes) dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) sebagai bagian dari upaya pemerataan akses energi nasional.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan program tersebut sejalan dengan instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk menuntaskan masalah sambungan listrik di ribuan desa dan dusun di Indonesia.
"Arahan dari Bapak Presiden Prabowo bahwa sampai dengan 2029-2030, semua desa-desa atau dusun-dusun yang jumlahnya 5.700 dan 4.400 itu harus semua listriknya sudah ada. Kehadiran listrik itu sebagai bentuk keadilan sosial dan negara harus hadir," ujar Bahlil dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Kementerian ESDM 2025, di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Detailnya, program tersebut telah berhasil menyambungkan aliran listrik ke 77.616 pelanggan di berbagai wilayah Indonesia di 1.516 lokasi sepanjang tahun 2025.
Selain membangun jaringan ke desa-desa terpencil, pemerintah juga memberikan subsidi biaya penyambungan listrik bagi masyarakat kurang mampu yang wilayahnya sudah dilewati jaringan namun terkendala biaya pasang. Program BPBL tersebut menyasar puluhan ribu rumah tangga yang kesulitan membayar biaya instalasi.
"Tetapi ada juga kita lakukan program pro rakyat adalah saudara-saudara kita yang selama ini sudah ada jaringan listrik tapi rumah mereka belum dipasang. Kenapa belum dipasang? Karena biaya pemasangannya kan butuh biaya. Nah biaya rata-rata sekitar Rp 2 juta - Rp 2,5 juta," imbuhnya.
Bahlil menyebutkan bahwa pada tahun ini saja, pemerintah telah memfasilitasi penyambungan listrik gratis bagi lebih dari 25 ribu rumah tangga miskin.
"Nah, Kementerian ESDM atas arahan perintah Bapak Presiden itu memasang sebanyak 25.968 rumah. Jadi selain program listrik desa, juga adalah kita bantuan pasang baru," tandasnya.
Sumber: cnbcindonesia.com
