![]() |
| DIALOG: Habib Hamid Bahasyim menyerap aspirasi masyarakat Kecamatan Jorong - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Habib Hamid Bahasyim, melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Kecamatan Jorong dan Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan permasalahan yang dihadapi di wilayahnya.
Habib Hamid menjelaskan bahwa reses dilaksanakan mulai 14 Januari 2026 selama delapan hari dengan total 16 titik kunjungan.
“Jadi reses ini dimulai dari 14 Januari 2026 atau delapan hari dengan 16 titik dilaksanakan,” katanya, Senin (19/1/2026).
Dalam pertemuan dengan warga, Habib Hamid yang akrab disapa Habib Hamid menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat yang diterima cukup beragam, mulai dari persoalan ketenagakerjaan hingga Hak Guna Usaha (HGU).
“Maka dari itu, ketika reses di Jorong aspirasi masyarakat setempat menyoal perusahaan yang diduga memperluas HGU tanpa berkomunikasi dengan mereka diinformasikan dan para masyarakat mengkhawatirkan dampak perluasan HGU terhadap lahan dan ruang hidupnya,” ungkapnya.
Sementara itu, saat reses di Kecamatan Kintap, warga menyampaikan aspirasi terkait minimnya penerangan jalan umum (PJU) di jalan-jalan utama serta kesulitan memperoleh akses air bersih.
Selain itu, masyarakat setempat juga mengeluhkan terbatasnya lapangan pekerjaan, meskipun di sekitar wilayah tersebut terdapat perusahaan pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.
“Masyarakat berharap adanya keberpihakan dan kebijakan yang mendorong perusahaan-perusahaan tersebut untuk lebih memberdayakan tenaga kerja lokal dianjurkan,” tambahnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Habib Hamid yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel Bidang Pemerintahan dan Hukum menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti setiap masukan masyarakat sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.
“Kita berharap, aspirasi-aspirasi ini bisa diselesaikan dengan baik dan lancar tindak lanjutnya penyelesaiannya secara adil dan transparan,” pungkasnya.
Penulis: Fathur
