![]() |
| SOSOK: Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang membidangi kesejahteraan rakyat, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim, meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), khususnya Dinas Sosial, untuk meningkatkan perhatian terhadap warga terdampak banjir di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
Ia menyoroti kondisi di lapangan yang dinilainya masih memprihatinkan. Menurutnya, terdapat laporan bahwa sejumlah posko pengungsian hanya mampu menyediakan nasi putih tanpa lauk bagi para korban banjir.
“Jadi keadaan di lapangan masih mengkhawatirkan ada sejumlah posko pengungsian dilaporkan hanya mampu menyediakan nasi putih tanpa lauk bagi para korban banjir disana,” katanya, belum lama tadi.
Habib Umar menegaskan, masyarakat yang terdampak bencana banjir seharusnya mendapatkan bantuan yang layak dan memadai, baik dari sisi kualitas maupun jumlah.
“Oleh karenanya, musibah banjir ini kembali melanda hampir seluruh wilayah Kalsel dan dinilai berpotensi lebih parah dibandingkan kejadian serupa pada tahun 2021 lalu dan wakil rakyat asal Kabupaten Banjar ini meminta dinas dan instansi terkait segera melakukan penanganan yang optimal dan terarah bantuannya yang terkena dampak banjirnya,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar penanganan banjir tidak dibiarkan berlarut-larut, mengingat kondisi air di beberapa daerah masih berpotensi terus meningkat. Selain itu, Habib Umar menekankan agar bantuan yang tersedia tidak hanya menumpuk di gudang, melainkan segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia berharap pengalaman pada banjir besar tahun 2021 lalu tidak kembali terulang, ketika bantuan sempat tertahan dan menumpuk di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar.
Sebagai informasi, berdasarkan data BPBD Kabupaten Banjar, banjir dan genangan air di wilayah tersebut mulai terjadi sejak 31 Desember 2025 dan masih berdampak pada aktivitas masyarakat hingga saat ini.
Penulis: Fathur
