Persela Lamongan Krisis Bek Tengah Jelang Hadapi Barito Putera di Pekan ke-15

LASKAR JOKO TINGKIR: Persela Lamongan yang berjuluk Laskar Joko Tingkir tak akan diperkuat bek tengah Muhammad Yoga Wahyu saat kontra melawan Barito Putera pada pekan ke-15 yang dijadwalkan pada Minggu (11/1/2026) di Stadion Surajaya – Foto Instagram Persela Lamongan


BORNEOTREND.COM, LAMONGAN - Laga Persela Lamongan melawan PS Barito Putera pada pekan ke-15 yang dijadwalkan pada Minggu (11/1/2026) di Stadion Surajaya diprediksi akan berjalan sengit. Barito Putera datang dengan motivasi berlipat; selain berstatus pemuncak klasemen dengan 34 poin, mereka mengusung misi balas dendam setelah kalah 0-1 dari Persela pada pertemuan pertama musim ini.

Di sisi lain, Persela yang kini menempati peringkat kelima dengan 24 poin, tidak ingin kehilangan poin di kandang. Kemenangan atas Barito sangat krusial untuk memangkas jarak poin dan menjaga asa promosi ke kasta tertinggi.

Kabar buruknya, menjelang laga krusial melawan pemuncak klasemen Barito Putera, Persela Lamongan ini justru dihantam krisis bek tengah.

Krisis tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini dipicu oleh absennya Muhammad Yoga Wahyu. Pemain kunci di jantung pertahanan tersebut dipastikan menepi akibat kartu merah yang diterimanya saat laga kontra Persiba. Kondisi ini meninggalkan Daniel Goncalves sebagai satu-satunya bek tengah natural yang tersedia di skuad saat ini.

Situasi darurat tersebut memaksa pelatih Persela Bima Sakti melakukan eksperimen taktis. Sejak laga sebelumnya, gelandang bertahan senior Hendro Siswanto telah ditarik mundur untuk mengisi pos bek tengah. Namun, menghadapi Barito Putera yang memiliki lini serang tajam, rotasi darurat dianggap belum cukup.

“Kita ada lima pertandingan di bulan Januari ini. Yang terdekat tanggal 11 melawan Barito. Dengan adanya Yoga kartu merah, tentu kita akan rotasi pemain,” ujar Bima Sakti.

Untuk mengatasi lubang di pertahanan, manajemen Persela bergerak cepat memanfaatkan pembukaan bursa transfer paruh musim pada 10 Januari mendatang. Target utamanya jelas: pemain bertahan baru yang siap pakai.

Bima Sakti mengonfirmasi bahwa daftar incaran sudah berada di tangan manajemen. Ia menegaskan telah mengantongi mandat penuh untuk menentukan siapa yang akan didatangkan guna memperkuat tim di sisa kompetisi.

“Saya sudah berdiskusi dengan manajemen bagaimana pemain yang akan kita ambil. Manajemen memberikan tanggung jawab penuh kepada saya. Jadi, kita cari pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim Persela,” tegas mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Sumber: Radar Bali

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال