![]() |
| SOSOK: Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru dari Dapil Liang Anggang, Siska Monalisa - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pembangunan rumah panggung sebagai solusi adaptasi banjir di kawasan rawa Kota Banjarbaru telah direalisasikan dan bukan lagi sekadar wacana. Hal itu ditegaskan Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru dari Dapil Liang Anggang, Siska Monalisa.
Ia menyampaikan, rumah panggung telah dibangun untuk warga di kawasan Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, yang selama ini kerap terdampak banjir musiman. Dari total yang direncanakan, dua unit rumah panggung telah selesai dibangun, sementara satu unit lainnya masih dalam tahap akhir pengerjaan.
“Perlu saya sampaikan kepada masyarakat, ini bukan rencana yang masih dibicarakan. Pembangunannya sudah ada. Dua unit sudah selesai, satu masih proses, dan tahun ini sudah dianggarkan sepuluh unit. Ini fakta yang terjadi di lapangan,” ujar Siska.
Selain pembangunan yang telah berjalan, Pemerintah Kota Banjarbaru juga mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sepuluh unit rumah panggung tambahan pada tahun anggaran 2026.
![]() |
| PEMBANGUNAN: Rumah panggung di Kecamatan Liang Anggang - Foto Dok Istimewa |
Menurut politisi Fraksi Golkar tersebut, seiring dengan pelaksanaan pembangunan di lapangan, regulasi yang mengatur rumah panggung di kawasan rawa perlu segera dirumuskan secara jelas. Kejelasan aturan dinilai penting agar program ini memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Siska menilai, rumah panggung merupakan bentuk adaptasi yang sesuai dengan karakter wilayah rawa, sekaligus langkah mitigasi risiko banjir, khususnya di kawasan Liang Anggang dan sekitarnya. Tanpa dukungan regulasi, pemerintah daerah dikhawatirkan hanya akan terus melakukan penanganan darurat setiap musim banjir tanpa menyentuh akar permasalahan.
“Kalau praktiknya sudah ada, regulasinya harus segera menyusul. Ini penting untuk memberikan kepastian bagi masyarakat dan supaya penanganan banjir tidak selalu berulang setiap tahun,” katanya.
Sebagai wakil rakyat dari daerah yang terdampak langsung banjir, Siska menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan perumahan yang berpihak pada keselamatan warga serta keberlanjutan lingkungan. Ia juga mendorong adanya kolaborasi lintas sektor agar penataan kawasan rawa di Banjarbaru dapat dilakukan secara terarah dan terpadu.
Penulis: P. Silitonga

