![]() |
| BICARA: Bupati Kapuas, H. Muhamad Wiyatno, saat memimpin Musrenbang Tingkat Kecamatan Kapuas Barat - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALTENG – Bupati Kapuas H. Muhamad Wiyatno menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Kapuas Barat yang digelar pada Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kapuas Tahun 2027.
Musrenbang kecamatan dinilai memiliki peran penting karena menjadi ruang penyelarasan antara kebutuhan riil masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan pemerintah daerah. Dalam forum tersebut, berbagai aspirasi dan persoalan yang dihadapi warga disampaikan untuk dirumuskan menjadi program prioritas.
Bupati Wiyatno menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan forum strategis yang mempertemukan kondisi nyata di lapangan dengan perencanaan di tingkat kabupaten.
“Di sinilah berbagai kepentingan bertemu dan diuji,” kata Wiyatno. “Bukan hanya menyusun daftar usulan, tetapi membedah persoalan-persoalan mendesak yang benar-benar dihadapi masyarakat.”
Ia menyampaikan bahwa seluruh usulan dari kecamatan akan melalui proses penyaringan dan penyesuaian dengan prioritas pembangunan Kabupaten Kapuas. Pendekatan perencanaan dilakukan secara terpadu, menggabungkan proses dari bawah ke atas dan dari atas ke bawah agar kebijakan tidak lepas dari realitas masyarakat.
Tahun Anggaran 2027, lanjut Wiyatno, merupakan tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kapuas 2025–2029 yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2025.
“RPJMD bukan hanya pedoman bagi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi acuan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Wiyatno juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan dunia usaha agar pembangunan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Menurutnya, tujuan akhir dari seluruh proses perencanaan tetap bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menambahkan bahwa pembangunan daerah harus dilakukan secara seimbang, dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan ekonomi lokal, serta percepatan pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, air bersih, sanitasi, listrik, dan telekomunikasi.
Melalui Musrenbang Kecamatan Kapuas Barat, Wiyatno berharap dapat dirumuskan kesepakatan program prioritas yang menjadi kewenangan perangkat daerah kabupaten dan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Musrenbang tersebut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Sekretaris Daerah Usis I. Sangkai, Asisten II Sekda, kepala perangkat daerah, Camat Kapuas Barat beserta unsur Forkopimcam, para lurah dan kepala desa, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat se-Kecamatan Kapuas Barat.
Sementara itu, untuk program yang menjadi kewenangan desa melalui Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, Bupati Wiyatno berharap perencanaannya telah dimatangkan sejak Musrenbang Desa.
“Perencanaan yang baik dimulai dari bawah,” tutupnya.
Penulis: Fajar
