BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kota Banjarmasin akan memetakan titik-titik sungai yang bermasalah dan mempercepat normalisasi aliran sungai serta pembersihan drainase agar kejadian banjir tidak terus berulang setiap awal tahun. Upaya tersebut dipaparkan Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman saat menghadiri urun rembuk persoalan banjir yang tengah melanda Kota Banjarmasin, mewakili Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR di Masjid Al-Furqan, Jalan Bumi Mas, Kamis (15/1/2026).
“Nanti ke depan, seperti pesan Pak Wali Kota, kita akan melakukan perbaikan drainase dan pengerukan sungai setelah musim hujan berakhir atau saat musim kemarau, agar pekerjaan dapat diselesaikan tanpa hambatan dari tingginya debit air atau intensitas hujan,” jelasnya dalam acara yang dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah; Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR, Syafiq Huwaida; serta para undangan terkait.
Untuk langkah mitigasi jangka pendek dalam meredakan dampak banjir, lanjut Sekda, Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini sedang giat membersihkan aliran sungai agar tidak mengalami penyumbatan yang menyebabkan banjir.
“Untuk sementara, Pak Wali Kota memobilisasi alat berat untuk membersihkan sungai-sungai yang mengalami penyumbatan. Tentu ini merupakan penanganan jangka pendek dulu,” ujar Sekda
Ikhsan menambahkan bahwa pemerintah pusat bersama pemerintah daerah tengah mempercepat pembangunan Bendungan Riam Kiwa di Kabupaten Banjar sebagai salah satu solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di hilir, termasuk di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya.
“Kemarin Pak Wali Kota juga telah menyampaikan aspirasi dalam rapat dengan sejumlah pihak terkait percepatan pembangunan Bendungan Riam Kiwa. Fungsi bendungan ini nantinya adalah untuk menahan dan mengatur aliran air dari hulu Sungai Martapura sehingga debit bisa dikendalikan lebih baik saat musim hujan,” ucapnya.
Sumber/Penulis: Diskominfo Banjarmasin/Realita Nugraha
