![]() |
SERAHKAN PERLENGKAPAN: Pelaksana Tugas (Plt) Camat Awayan Murdiansyah menyerahkan perlengkapan pelatihan- Foto MC Balangan |
BORNEOTREND.COM, KALSEL - Sebagai tindak lanjut dari usulan Musrenbang 2024 yang direalisasikan pada tahun anggaran 2025, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kabupaten Balangan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) menggelar pelatihan kejuruan menjahit, operator komputer, service AC, dan desain grafis muda di Aula Kantor Kecamatan Awayan, baru-baru tadi.
Kepala BLK Balangan, Muklis, dalam laporannya menyampaikan pelatihan bertujuan meningkatkan kompetensi masyarakat desa melalui empat bidang keterampilan yang dinilai relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta peluang usaha saat ini.
"Pelatihan dilaksanakan di lima desa yaitu Desa Muara Jaya dengan pelatihan service AC, menjahit pakaian wanita, dan desain grafis muda. Di Desa Nungka pelatihan operator komputer, Desa Badalungga, Bihara Hilir, dan Kedondong dilaksanakan pelatihan menjahit pakaian wanita," jelasnya.
Seluruh pelatihan akan dilaksanakan di desa masing-masing selama 28 hari dengan total peserta sekitar 120 orang. Program ini diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap peningkatan keterampilan sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang siap bersaing dalam dunia kerja maupun wirausaha.
Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Awayan, Murdiansyah, mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Balangan serta BLK yang telah memfasilitasi program peningkatan kompetensi masyarakat di Kecamatan Awayan.
"Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan diri. Manfaatkan setiap materi dan praktik yang diberikan instruktur, dan jangan ragu bertanya," ungkapnya.
Ia berharap setelah pelatihan selesai, masyarakat tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga semangat untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi desa masing-masing.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pengalungan tanda peserta dan penyerahan perlengkapan pelatihan sebagai simbol dimulainya rangkaian program pelatihan di lima desa tersebut.
Sumber: MC Balangan
