![]() |
| RAMAI: Foto bersama peserta kegiatan LPPD, LKPJ Bupati, dan RLPPD Tahun Anggaran 2025 - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Sosialisasi Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati, serta Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung PKK, Kawasan Perkantoran Kapet, Senin (15/12/2025).
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Tanbu, M. Yamani, menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir secara langsung. Ketidakhadiran Bupati dikarenakan menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-80 sekaligus Hari Guru Nasional Tahun 2025.
Dalam sambutan tersebut, Bupati menegaskan bahwa LPPD, LKPJ, dan RLPPD merupakan instrumen strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, bukan sekadar kewajiban administratif semata.
“Ketiga laporan ini merupakan wujud nyata akuntabilitas, transparansi, dan pertanggungjawaban pemerintah daerah kepada pemerintah pusat, DPRD, serta masyarakat atas kinerja pembangunan dan pelayanan publik,” ujar Yamani membacakan sambutan Bupati.
Ia menekankan bahwa penyusunan laporan yang berkualitas, tepat waktu, dan berbasis data valid membutuhkan pemahaman menyeluruh, koordinasi yang kuat, serta komitmen bersama dari seluruh perangkat daerah. Oleh karena itu, sosialisasi ini dinilai penting sebagai sarana penyamaan persepsi sekaligus peningkatan kapasitas aparatur.
Bupati juga mengingatkan agar penyusunan LPPD, LKPJ, dan RLPPD Tahun Anggaran 2025 dilakukan secara objektif, terukur, dan akuntabel, dengan menampilkan capaian kinerja yang nyata, baik dari sisi output maupun outcome pembangunan.
“Setiap data dan informasi yang disajikan harus dapat dipertanggungjawabkan serta selaras dengan dokumen perencanaan dan penganggaran daerah,” tegasnya.
Selain itu, pimpinan perangkat daerah diminta memberikan perhatian serius terhadap seluruh proses penyusunan laporan, termasuk memastikan keterlibatan sumber daya manusia yang kompeten, penguatan koordinasi internal, serta pengawasan terhadap kualitas data.
Bupati berharap tidak terjadi ketidaksesuaian data antar laporan maupun antara laporan dengan kondisi riil di lapangan, sehingga laporan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kinerja Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu secara utuh dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penulis: Jack
