BORNEOTREND.COM, KALTIM- Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menyerahkan bonus kepada ratusan atlet, pelatih, dan official yang meraih prestasi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara serta Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII di Solo, kamis (27/11/2025) di Aula Kantor Dispora Kaltim, Kompleks Kadrie Oening Samarinda.
Sebanyak 747 penerima manfaat menerima penghargaan secara simbolis. Total bonus yang dikucurkan mencapai Rp80 miliar, sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan bagi atlet untuk terus meningkatkan kemampuan.
Dalam momentum tersebut, Rudy Mas’ud tak hanya merealisasikan bonus bagi para pejuang olahraga, tetapi juga melontarkan janji besar yang menjadi sorotan, yakni bonus Rp1 miliar untuk setiap medali emas yang berhasil diraih atlet Kaltim pada PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Dirinya berharap janji itu menjadi pemicu semangat dalam empat tahun masa persiapan menuju PON mendatang.
“Jika Kaltim sukses meraih emas di PON 2028, bonus akan kita tingkatkan. Atlet kita harus punya mimpi besar, punya mental juara,” ujarnya.
Dirinya menegaskan bahwa prestasi olahraga harus lahir dari kerja keras dan pola latihan berkelanjutan. Ia mendorong atlet untuk mulai mempersiapkan diri sejak sekarang agar mampu tampil maksimal dan membawa Kaltim mencapai target lebih tinggi pada PON berikutnya.
“PON 2024 kita ada di peringkat ke-8, tentu itu kurang memuaskan. Jika nanti Kaltim bisa di peringkat pertama, kami akan upayakan bonusnya naik hingga Rp1 miliar. Kalau peringkat tiga atau dua, bisalah paling minim Rp500 juta, kecil aja itu. Yang penting berprestasi dulu,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, dirinya juga memberikan apresiasi khusus kepada dua atlet putri Kaltim yang berhasil memecahkan rekor nasional, yaitu Firda Khairunissa (angkat besi) dan Widari (angkat berat).
Dirinya bahkan berjanji akan hadir secara pribadi untuk memberikan penghormatan kepada mereka pada kesempatan berikutnya.
“Rekor nasional yang kalian pecahkan adalah kebanggaan bagi Kaltim. Kalian membuktikan bahwa kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil,” tuturnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kadispora Kaltim, Muhammad Faisal, melaporkan bahwa total bonus yang dibagikan pada penyerahan kali ini mencapai Rp68 miliar, meliputi atlet, pelatih, ofisial teknik, dan manajer yang berprestasi di ajang nasional tersebut.
“Bonus ini adalah apresiasi nyata dari Pemprov Kaltim atas perjuangan dan dedikasi para atlet yang telah membawa nama Kaltim bersinar di tingkat nasional,” tukasnya.
Dengan janji bonus besar dan dukungan pemerintah yang terus mengalir, Kaltim berharap dapat tampil lebih kompetitif dan mencetak torehan emas yang lebih banyak pada PON 2028 mendatang.
Sumber: Nett
