![]() |
| KOMPAK: Foto bersama peserta kegiatan Bimtek Admin Website 2025 ya h diadakan oleh Diskominfo Kotabaru - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus memperkuat layanan informasi publik di era digital. Rabu (26/11/2025), Diskominfo Kotabaru mengumpulkan para admin website dari seluruh SKPD dan kecamatan untuk mengikuti Bimtek Admin Website 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Grand Surya.
Pelatihan ini dipandang penting karena website kini menjadi pintu pertama masyarakat dalam mengakses informasi pemerintah. Cepat, akurat, dan mudah diakses itulah standar baru yang ingin dikejar Pemkab Kotabaru.
Sekretaris Diskominfo Kotabaru, Ida Rahimah, SH., M.AP, dalam laporannya menegaskan bahwa admin website memegang peran strategis. Menurutnya, transparansi pembangunan dan keterbukaan informasi publik sangat bergantung pada kemampuan admin dalam mengelola konten.
“Website itu wajah pemerintah. Di sini masyarakat melihat sejauh mana pelayanan kita berjalan,” ujarnya.
Ida juga menjelaskan fondasi pelaksanaan kegiatan ini, salah satunya mengacu pada SK Sekda Kotabaru Nomor 100.3.3.5/205/KUM/2025. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang ikut mendukung terselenggaranya pelatihan tersebut.
Bimtek kemudian dibuka resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kotabaru, Selamat Riyadi, S.Pd., M.Ed. Dalam sambutannya, ia mengingatkan bahwa kualitas website pemerintah bukan sekadar tampilan, tetapi juga bagaimana informasi dapat disampaikan dengan jelas, terstruktur, dan relevan.
“Website yang dikelola dengan profesional adalah alat penting untuk menyampaikan program dan capaian pembangunan kepada masyarakat. Peran admin sangat menentukan kualitas informasi,” tegasnya.
Para peserta mendapatkan materi pengelolaan konten digital, keamanan informasi, hingga strategi publikasi efektif dari narasumber Diskominfo: Arbani, S.Sos., M.IP, Yudi Firdaus, S.Kom, dan Eka Pratiwi, S.Kom.
Dengan digelarnya Bimtek ini, Pemkab Kotabaru berharap setiap SKPD dan kecamatan semakin siap menghadapi tuntutan transformasi digital. Harapannya, website pemerintah benar-benar menjadi sumber informasi yang mudah diakses dan dapat dipercaya masyarakat.
Penulis: Nazat Fitriah
