Kaltim Dorong Penerapan Corporate University Untuk ASN Guna Wujudkan Akselerasi Birokrasi

 

WAWANCARA: Kepala BPSDM Kaltim Dra. Nina Dewi, M.AP - Foto Dok Nett


BORNEOTREND.COM, KALTIM- Transformasi manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi fokus utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menghadapi tantangan birokrasi modern.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kaltim Dra. Nina Dewi, M.AP menegaskan, transformasi ASN ini dikonkritkan dengan komitmen penuh Pemprov dalam memperkuat ekosistem pembelajaran ASN serta mendorong percepatan penerapan model Corporate University (Corpu) di lingkungan pemerintahan daerah.

“Model Corpu ini diharapkan dapat menjadi kunci untuk menghasilkan ASN yang tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif dan responsif terhadap tuntutan kinerja,” katanya, jumat (28/11/2025).


Dirinya menilai bahwa di tengah dinamika pembangunan yang kian kompleks, terutama dengan peran Kaltim sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN), daerah perlu untuk terus memperkokoh manajemen pembelajaran ASN.

Tujuannya adalah menciptakan sistem pembelajaran yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis kinerja. Model pembelajaran yang terkotak-kotak dianggap tidak lagi relevan.

“Kehadiran kami di sini merupakan bentuk komitmen Kaltim untuk memperkuat ekosistem pembelajaran ASN dan mempercepat implementasi Corpu di pemerintahan daerah,” tambahnya.

Dirinya juga menggarisbawahi bahwa inisiatif ini bukan sekadar program pelatihan biasa, melainkan pergeseran filosofi pembelajaran.

​Penerapan model Corpu, yang meniru pendekatan korporasi dalam pengembangan karyawan, tidak dapat berjalan hanya dengan merubah nama lembaga.

Selain itu ia juga menekankan bahwa transformasi pembelajaran ini menuntut adanya ekosistem yang mendukung secara holistik.

“Ekosistem ini mencakup berbagai elemen, mulai dari perbaikan tata kelola kelembagaan, pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan kinerja spesifik daerah, hingga penguatan kolaborasi lintas instansi dan stakeholder terkait,” timpalnya lagi.

Kolaborasi ini penting untuk memastikan bahwa hasil pembelajaran ASN dapat langsung diaplikasikan untuk menyelesaikan masalah-masalah riil di lapangan.

​BPSDM Kaltim menargetkan bahwa inisiatif ini akan semakin mengakselerasi penerapan Corpu di lingkungan pemerintah provinsi, yang pada gilirannya akan berdampak signifikan.

Penerapan Corpu diharapkan mampu meningkatkan kualitas inovasi pembelajaran yang lebih terfokus pada kompetensi teknis dan manajerial yang dibutuhkan saat ini.

“Selain itu, model ini bertujuan untuk secara masif menguatkan kompetensi ASN dalam menghadapi tantangan birokrasi modern yang menuntut kecepatan, efisiensi, dan orientasi pada pelayanan publik yang prima,” sebutnya.

​Dalam konteks Kaltim yang sedang bertransformasi besar-besaran, peningkatan kualitas ASN melalui Corpu menjadi sangat strategis

ASN Kaltim dituntut tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga menjadi ‘agent of change’ yang mampu mendukung integrasi antara pemerintah daerah dengan IKN.

“Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, ASN diharapkan dapat mengelola perubahan secara efektif, memanfaatkan teknologi baru, dan merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap pertumbuhan ekonomi dan sosial di sekitar ibu kota negara baru,” jelasnya.

​Oleh karena itu, komitmen BPSDM Kaltim dalam memperkuat ekosistem pembelajaran dan akselerasi Corpu adalah sebuah investasi strategis jangka panjang dalam SDM pemerintahan.

Dengan manajemen pembelajaran yang terintegrasi dan berbasis kinerja, Kaltim optimistis dapat mencetak birokrat yang unggul, profesional, dan siap memimpin pembangunan daerah, memastikan bahwa kinerja birokrasi Kaltim tetap berada di garis terdepan dan menjadi teladan bagi daerah lain dalam mendukung visi Indonesia Maju.

Sumber: Nett

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال