![]() |
| BAHAGIA: Salah satu atlet pencatat rekor baru di PON XXI 2024 menunjukkan uang dollar yang diberikan oleh Gubernur Rudy Mas'ud - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALTIM – Penyerahan penghargaan bagi para atlet PON XXI dan Peparnas XVII di Aula Dispora Kaltim, Kamis (27/11/2025), berlangsung meriah. Namun sorotan utama justru muncul ketika Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud memberikan bonus tambahan berupa uang dollar kepada dua atlet yang sukses memecahkan rekor nasional.
Acara yang turut dihadiri Sekda Kaltim Sri Wahyuni dan Plt Kepala Dispora Kaltim Muhammad Faisal itu menjadi ajang apresiasi bagi para pahlawan olahraga daerah. Total bonus yang disalurkan mencapai lebih dari Rp67,6 miliar, dialokasikan melalui APBD Perubahan 2025.
Dalam laporannya, Faisal memaparkan rincian besaran bonus yang diberikan kepada peraih medali, mulai dari kategori perorangan hingga beregu.
Bonus perolehan medali tersebut meliputi:
Perorangan: Emas Rp300 juta, Perak Rp175 juta, Perunggu Rp90 juta
Beregu 2–4 atlet: Emas Rp200 juta, Perak Rp100 juta, Perunggu Rp60 juta
Beregu lebih dari 4 atlet: Emas Rp100 juta, Perak Rp75 juta, Perunggu Rp50 juta
Sebanyak 642 insan olahraga menerima penghargaan, terdiri dari 410 atlet, 172 pelatih, 14 ofisial teknik, serta 46 manajer. Ada pula bonus khusus bagi pemecah rekor dan cabang olahraga yang berhasil meraih gelar juara umum.
Faisal menyoroti dua nama yang tampil luar biasa di PON XXI 2024: Firda Khairunisa dari cabang angkat besi dan Widari dari angkat berat. Keduanya bukan hanya meraih emas, tetapi juga mencatatkan rekor baru.
Dengan nada menggoda, Faisal turut “mengirim sinyal” kepada Gubernur agar memberi apresiasi tambahan.
“Yang pecah rekor ini, Pak Gubernur rasanya pantas dapat hadiah spesial,” ucapnya yang langsung disambut gelak tawa hadirin.
Gubernur Rudy Mas’ud merespons cepat. Ia meminta kedua atlet berdiri, lalu mengajak peserta memberikan tepuk tangan meriah.
“Ini atlet hebat Kaltim. Pecah rekor bukan hal biasa. Kita beri penghargaan setinggi-tingginya,” ujarnya bangga.
Puncak acara terjadi saat penyerahan bonus. Selain menyerahkan bonus resmi sebesar Rp51.282.100, Rudy tiba-tiba memanggil asisten pribadinya, Senja. “Ambilkan dollar,” instruksinya yang mengejutkan seluruh ruangan.
Beberapa saat kemudian, Senja kembali membawa pecahan 100 dollar. Rudy menyerahkan uang tersebut langsung kepada Firda dan Widari sebagai bentuk apresiasi pribadi.
Aksi spontan itu disambut tepuk tangan panjang. Momen tersebut menjadi pusat perhatian seluruh peserta karena hanya diberikan kepada atlet pemecah rekor.
Gubernur Rudy menegaskan bahwa prestasi Kaltim yang menempati posisi ke-8 nasional pada PON XXI adalah pencapaian membanggakan.
“Ini prestasi luar biasa. Saya sangat bangga kepada semua atlet Kaltim,” tegasnya.
Selain dua pemecah rekor, Kaltim juga menorehkan prestasi sebagai juara umum pada tiga cabang olahraga: gulat, hoki, dan layangan.
Penulis: Agustina
