Kota Banjarbaru Siap Hadapi Bencana

 

Wali Kota Banjarbaru memeriksa Pasukan Siaga Bencana Kota Banjarbaru.
(Foto: typ)

BORNEOTREND.COM – Sebagai upaya dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam di wilayah Kota Banjarbaru, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah melaksanakan Apel Siaga Bencana Kota Banjarbaru Tahun 2022 di Lapangan dr. Murjani Kota Banjarbaru, pada Kamis pagi (1/9/2022).

Wali Kota Banjarbaru H.M. Aditya Mufti Ariffin yang bertindak sebagai pembina apel menyampaikan bahwa apel hari ini penting dilakukan dalam menindaklanjuti himbauan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor B-290/BNPB/DI1/BP.0302/11/2021 tentang peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi ancaman bencana tahun 2021 dan Edaran Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 364/940/BPBD/X/2021 perihal antisipasi dan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana serta Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kota Banjarbaru.

Selain itu salah satu tujuan laksanakannya apel ini adalah untuk memperlancar komunikasi dan koordinasi serta wujud nyata sinergitas kesiapsiagaan antar Pemerintah Kota Banjarbaru dan lintas pemangku yang terlibat terhadap bencana alam yang setiap saat dapat mengancam masyarakat dan daerah khususnya Kota Banjarbaru.

“Karena dalam penanggulangan bencana pemerintah tidak bisa berdiri sendiri tanpa bantuan seluruh elemen para relawan dan lain-lain untuk kita bersama-sama menanggulangi bencana di Kota Banjarbaru khususnya,” tukas orang nomor satu di Banjarbaru tersebut.

Tampak hari pula dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru H. Said Abdullah unsur Forkopimda dan para Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru.

Sedangkan untuk peserta apel terdiri dari unsur TNI, Kepolisian, Basarnas, Satpol PP, Dishub, BPBD dan dari para relawan se-Kota Banjarbaru.

Usai apel, Aditya juga menyampaikan bahwa pemerintah tidak dapat berdiri sendiri dalam menanggulangi bencana khususnya di Kota Banjarbaru, perlu adanya keterlibatan seluruh elemen.

Disamping itu, Wali Kota Banjarbaru juga menjelaskan terkait potensi bencana alam yang mungkin terjadi dan harapan kedepan terhadap penanggulangan bencana di Kota Banjarbaru bersama seluruh elemen terkait.

“Pada tahun 2021 dari titik karhutla ada sekitar 300an titik waktu itu, tapi walaupun tidak begitu besar terjadi mudah-mudahan ditahun ini kita bisa menanggulangi dan mengurangi titik-titik api, longsor, dan banjir yang ada di Kota Banjarbaru dengan kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen,” ujar Pak Wali Kota.

Untuk diketahui, usai apel siaga bencana tahun 2022 Wali Kota Banjarbaru melakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana Kota Banjarbaru dan informasi berkenaan dengan adanya asuransi bagi relawan Damkar dan Rescue serta uji KIR gratis untuk kendaraan Damkar/Rescue oleh Pemerintah Kota Banjarbaru yang telah direalisasikan.

Sumber: Media Center Kota Banjarbaru

Lebih baru Lebih lama
KPU Provinsi Kalimantan Tengah

نموذج الاتصال