![]() |
| Ilustrasi. Foto-Istimewa. |
BORNEOTREND.COM, KALSEL – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) di lingkungan Polresta Banjarmasin mencuat ke publik.
Mirisnya, dugaan peristiwa tersebut dialami seorang siswi sekolah sederajat menengah atas yang tengah menjalani kegiatan magang di Mapolresta Banjarmasin.
Informasi yang dihimpun, dugaan pelecehan itu terjadi saat korban berada di salah satu ruangan di Mapolresta Banjarmasin.
Ketika korban sedang membuat teh, oknum perwira tersebut diduga datang menghampiri. Korban kemudian diduga dipeluk dari belakang.
Tidak hanya itu, oknum tersebut juga diduga melakukan tindakan yang membuat tubuhnya bergesekan dengan tubuh korban.
Terkejut dengan perlakuan tersebut, korban spontan berontak dan berusaha melepaskan diri. Setelah berhasil terlepas, korban kemudian langsung meninggalkan ruangan.
Merasa keberatan dan tidak terima dengan perlakuan yang dialaminya, korban selanjutnya melaporkan dugaan kejadian tersebut ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalimantan Selatan.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin membenarkan adanya laporan terkait dugaan peristiwa tersebut.
Menurut Riza, penanganan perkara kini telah dilakukan di tingkat Polda Kalsel, baik dari sisi dugaan tindak pidana maupun pelanggaran etik.
“Kasusnya dilimpahkan ke Krimum untuk pidananya dan Propam Polda untuk pelanggaran etikanya,” ujar Riza, Senin (21/9/2026).
Terpisah, Kabid Propam Polda Kalsel Kombes Pol Eko Tjahyo Untoro mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut.
“Masih dilakukan pendalaman di Propam,” kata Eko saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026).
Hingga berita ini diturunkan, proses pendalaman masih berlangsung. Belum ada kesimpulan mengenai dugaan pelanggaran maupun status hukum perwira yang dilaporkan.
Penulis: Aam
Tags
Peristiwa
