![]() |
| TANAM JAGUNG: Polres Gunung Mas melaksanakan penanaman jagung hibrida Kuartal IV Tahun 2026 di lahan milik Polri, jumat (18/9/2026) di Jalan Bhayangkara, Kabupaten Gunung Mas - Foto Dok Istimewa |
BORNEOTREND.COM, KALTENG- Polres Gunung Mas melaksanakan penanaman jagung hibrida Kuartal IV Tahun 2026 di lahan milik Polri, jumat (18/9/2026) di Jalan Bhayangkara, Kabupaten Gunung Mas.
Penanaman dilakukan di lahan seluas satu hektare sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam upaya mendukung swasembada pangan sektor jagung.
Kegiatan tersebut diikuti Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, Wakapolres Gunung Mas Kompol Indras Purwoko, para pejabat utama Polres Gunung Mas, personel Bag SDM dan Satbinmas, serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian.
Pemanfaatan lahan milik Polri tersebut diarahkan untuk kegiatan budidaya jagung hibrida. Dalam pelaksanaannya, personel Polres Gunung Mas mendapat pendampingan dari PPL Dinas Pertanian untuk mendukung kegiatan penanaman.
PLH Kabag SDM Polres Gunung Mas AKP Edy Sudarmanto, mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program swasembada pangan.
“Penanaman jagung hibrida Kuartal IV ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden RI menuju swasembada pangan sektor jagung,” ujar AKP Edy Sudarmanto saat dikonfirmasi, sabtu (19/9/2026) pagi.
Menurutnya, pemanfaatan lahan milik Polri untuk kegiatan pertanian menjadi salah satu bentuk keterlibatan personel kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.
Selain penanaman, pendampingan dari PPL Dinas Pertanian juga menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan agar budidaya jagung di lahan tersebut dapat dilakukan sesuai dengan teknis pertanian.
Polres Gunung Mas berharap pemanfaatan lahan seluas satu hektare tersebut dapat mendukung kegiatan pertanian produktif sekaligus menjadi bagian dari kontribusi kepolisian dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Gunung Mas.
Penulis: Congki Peradi
