BORNEOTREND.COM, KALSEL- Perum BULOG Kanwil Kalsel turun langsung ke sejumlah Pasar, salah satu nya Pasar Antasari Kota Banjarmasin yang menjadi Titik Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan pasokan sekaligus menjaga harga beras dan kebutuhan pokok tetap terkendali.
Gerakan Pangan Murah/ Operasi Pasar ini menjadi langkah konkret BULOG dalam memperkuat stabilisasi pangan, dengan memastikan kondisi pasar dipantau langsung dari lapangan sehingga setiap potensi kenaikan harga maupun gangguan pasokan dapat diantisipasi dan ditangani sedini mungkin.
Selain itu, Perum Bulog Kanwil Kalsel juga terus gencarkan penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan di wilayah kerjanya. Hingga 4 September 2026, Perum BULOG Kanwil telah menyalurkan sebanyak 12.932 ton beras SPHP/ 114,79% dari target yang telah ditentukan kantor Pusat sebanyak 11.266 ton.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil Kalsel Muh. Akbar Said mengatakan, penyaluran tersebut dilakukan melalui berbagai saluran distribusi agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras dengan harga yang sesuai ketentuan.
Beras SPHP disalurkan melalui pasar-pasar tradisional, ritel modern, Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Gerakan Pangan Murah (GPM), serta Rumah Pangan Kita (RPK) binaan Perum Bulog serta saluran resmi lainnya.
Menurut dia perluasan saluran distribusi menjadi salah satu upaya untuk memastikan pasokan pangan tersedia hingga tingkat masyarakat. Selain melakukan dropping beras SPHP ke berbagai titik penjualan, Bulog juga terus memastikan ketersediaan stok di pasar.
“Penyaluran terus kami lakukan melalui berbagai saluran, mulai dari pasar tradisional hingga jaringan binaan Bulog. Tujuannya untuk memastikan beras SPHP dan untuk mendekatkan bahan pangan dengan harga terjangkau kepada Masyarakat serta mudah diakses masyarakat serta membantu menjaga stabilitas harga,” ujarnya.
“Untuk menjaga harga beras tetap stabil, Perum Bulog Kanwil Kalsel terus bekerja sama dengan instansi terkait dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang dilakukan setiap hari,” tambahnya.
Upaya menjaga stabilitas harga pangan tersebut juga mendapat perhatian langsung dari jajaran pusat. Direktur Utama Perum Bulog turun langsung memimpin pemantauan harga di pasar-pasar SP2KP.
Di sela kegiatan pemantauan, Direktur Utama Perum Bulog juga melakukan komunikasi melalui zoom meeting dengan seluruh jajaran pemimpin wilayah dan pemimpin cabang se-Indonesia yang secara bersamaan melakukan pemantauan harga dan kondisi ketersediaan pangan di daerah masing-masing.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran kondisi harga dan pasokan secara langsung di lapangan, sekaligus memastikan program stabilisasi pangan berjalan secara optimal.
Dengan terus dilakukannya dropping beras SPHP ke pasar-pasar serta penyaluran melalui berbagai jaringan distribusi, Perum BULOG Kanwil Kalsel berupaya menjaga ketersediaan stok bagi masyarakat.
“Distribusi yang berkelanjutan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga harga beras tetap stabil,” pungkasnya.
Sumber: Rilis Bulog Kalsel
