Ketua DPRD Kalsel Ucapkan Belasungkawa Atas Korban Kapal Virgo Transport 8, Soroti Kelayakan Kapal dan Minta Evaluasi Total SOP Pelayaran

Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Supian HK – Foto Muchroni


BORNEOTREND.COM, KALSEL - Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Supian HK, menyampaikan belasungkawa atas musibah tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya menuju Banjarmasin.

Supian HK meminta seluruh pihak terkait, khususnya pengelola pelayaran dan pihak kesyahbandaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kelayakan kapal yang beroperasi mengangkut penumpang maupun kendaraan.

Menurutnya, kondisi Kapal Virgo 8 perlu menjadi perhatian serius karena kapal tersebut disebut telah berusia hampir 40 tahun dan merupakan kapal bekas dari Jepang.

"Pertama-tama kami mengucapkan belasungkawa atas musibah yang terjadi. Kapal Virgo 8 dari Surabaya menuju Banjarmasin mengalami musibah tenggelam," ujar Supian HK.

Ia menilai aspek kelayakan kapal harus menjadi perhatian utama dalam operasional pelayaran. Terlebih, kapal tersebut mengangkut manusia sekaligus kendaraan.

"Kami mengharapkan kepada pihak terkait, khususnya pihak pengelola, mohon kiranya dievaluasi kapal-kapal yang ada. Kapal ini umurnya hampir 40 tahun, kapal bekas Jepang, yang muatannya manusia serta mobil," katanya.

Supian berharap ke depan pengelola kapal benar-benar menerapkan standar operasional prosedur (SOP) sesuai ketentuan pelayaran. Evaluasi, menurutnya, tidak hanya dilakukan setelah terjadi kecelakaan, tetapi harus menjadi bagian dari pengawasan rutin sebelum kapal berlayar.

"Mudah-mudahan yang akan datang pihak pengelola bisa menerapkan SOP sesuai dengan standar pelayaran. Semua kapal yang akan berlayar harus dicek kembali," tegasnya.

Ia juga menyoroti perlunya pengawasan dari pihak kesyahbandaran dan instansi terkait untuk memastikan setiap kapal yang beroperasi memenuhi standar keselamatan.

Supian menilai persoalan utama yang perlu diperhatikan dalam kasus ini bukan semata-mata jumlah penumpang. Menurutnya, kapasitas penumpang harus tetap mengikuti standar dan ketersediaan tempat duduk, sedangkan kondisi fisik serta kelayakan kapal menjadi hal yang lebih dikhawatirkan.

"Kalau untuk penumpang kan standar saja, karena ada seat. Cuma body kapalnya ini yang tidak memadai. Ini yang saya khawatirkan," ujarnya.

Selain persoalan keselamatan pelayaran, Supian HK juga meminta proses pemberian asuransi kepada para korban dipercepat. Hal tersebut dinilai penting untuk membantu meringankan beban keluarga korban, khususnya mereka yang kehilangan anggota keluarga.

Ia meminta pihak terkait segera mengurus hak-hak korban, terutama santunan bagi korban meninggal dunia.

"Untuk para korban terutama yang meninggal dunia, agar secepatnya disalurkan asuransi dan dipercepat pengurusannya supaya mengurangi beban keluarga yang ditinggalkan," katanya.

Supian juga meminta kejelasan mengenai perlindungan asuransi terhadap kendaraan milik para penumpang yang turut menjadi bagian dari muatan kapal.

"Dan kedua menyangkut sejauh mana asuransi mobil milik para penumpang," ujarnya.

DPRD Kalsel, lanjut Supian, akan mengawal proses tersebut hingga tuntas agar hak-hak masyarakat yang menjadi korban dapat segera diterima.

"DPRD mengawal sampai tuntas terkait pemberian asuransi ini. Itu yang kita kawal, supaya cepat, supaya masyarakat terayomi," tegasnya.

Ia kembali menyampaikan keprihatinannya atas musibah tersebut. Menurutnya, banyak keluarga di Kalimantan Selatan yang terdampak, sementara masih terdapat korban yang belum ditemukan.

"Kami sangat berduka. Banyak keluarga kita di Kalimantan Selatan yang mengalami musibah. Anak-anaknya tidak sampai ketemu orang tuanya, begitu pula orang tuanya tidak sampai bertemu anaknya, dan masih banyak lagi yang belum ditemukan," tuturnya.

Supian berharap tragedi tersebut menjadi momentum untuk memperbaiki sistem keselamatan pelayaran secara menyeluruh sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Harapan kami adalah semua SOP perkapalan dievaluasi kembali. Pihak kesyahbandaran dan pihak yang terkait bisa mengevaluasi. Kami sebagai wakil rakyat sangat prihatin. Semoga ini yang terakhir, jangan lagi terulang lagi," pungkasnya.

Penulis: Muchroni

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال