Hadiri Pra UKW dan OKK di Kantor PWI Kalsel, BI Kalsel Sosialisasikan Belanja Bijak kepada Para Peserta

BERI KETERANGAN: Kepala Divisi Implementasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Perwakilan BI Kalsel, Mualam Noor memberikan keterangan kepada wartawan usai menghadiri acara Pra UKW dan OKK di Kantor PWI Kalsel – Foto Muchroni


BORNEOTREND.COM, KALSEL- Semua orang pernah mendengar nama Bank Indonesia (BI). Namun apa itu Bank Indonesia? Pastinya ada yang tidak tahu. Pertanyaan itulah yang dilontarkan Kepala Divisi Implementasi Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Perwakilan BI Kalsel, Mualam Noor saat mensosialisasikan belanja bijak bertepatan dengan kegiatan Pra Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Kalimantan Selatan (PWI Kalsel), Selasa (28/9/2026).

Ia mengatakan Bank Indonesia sebagai bank sentral mempunyai tugas untuk menjaga stabilitas nilai rupiah, sistem pembayaran dan sistem keuangan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Selain itu pula, lanjutnya, BI juga bertugas untuk menjaga inflasi agar tidak terlalu tinggi karena akan memukul daya beli dan menurunkan kesejahteraan masyarakat. Adapun tugas BI untuk menjaga inflasi yakni mencetak dan mengedarkan uang, memberi pinjaman atau kredit, selanjutnya mewajibkan bank komersial menyimpan uang kembali kepada bank sentral dalam jumlah tertentu dengan suku bunga yang ditetapkan oleh bank sentral dan yang terakhir menabung.

Mualam menyebutkan, hingga bulan Agustus 2026 inflasi di Kalimantan Selatan masih lebih tinggi dari nasional.  Adapun yang menjadi pendorong utama inflasi selama 2026 adalah bahan pangan dan perhiasan.

Kehadiran Mualam Noor pada kegiatan Pra UKW dan dan OKK di Kantor PWI Kalsel bukan tanpa alasan karena Bank Indonesia menjadi mitra PWI Kalsel dalam menyelenggarkan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) yang rencananya akan digelar tanggal 1-2 Oktober 2026 mendatang di Hotel G Sign.

Ia mengahrapan para peserta bisa mengikuti uji kompetensi ini dengan serius, meningkatkan pengetahuannya, kompetensinya, supaya nanti bisa mendukung kemajuan perekonomian.

“Kami harapkan peserta memiliki kompetensi yang bagus terkait pemberitaan perekonomian, khususnya berita-berita dari Bank Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut, Mualam menilai kolaboroasi jurnalis dengan BI sangat kooperatif dan membantu menyebarkan kebijakan-kebijakan dari Bank Indonesia baik itu dari pusat maupun regional Kalimantan Selatan.

“Jadi harapan kami bisa membantu kami untuk bisa mengedukasi masyarakat dengan kebijakan ekonomi,” tutupnya.

Penulis: Muchroni

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال